Sosialisasi Pemuktahiran Basis Data Terpadu 2015

  • Whatsapp

* Bupati H. Soekirman : Penanggulangan Kemiskinan Perlu Komitmen dan Sinergi Semua Pihak

data terpaduBuananusantaraonline.com, Sei Rampah – Penanggulangan kemiskinan merupakan prioritas pembangunan, baik nasional maupun Provinsi dan Kabupaten. Begitu juga pada pemerintahan Jokowi-JK, penanggulangan kemiskinan menjadi salah satu agenda pembangunan nasional dalam Nawacita ke-6 yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Untuk Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sendiri didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 ditargetkan untuk menurunkan angka kemiskinan 6-7 persen pada tahun 2019 yang sampai dengan September 2013 sebesar 9,35 persen.

Hal ini dikemukakan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dalam sambutannya saat membuka secara resmi Sosialisasi Pemuktahiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 yang dilaksanakan di Aula Sultan Serdang kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (26/5). Turut hadir Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah MSi, mewakili Kapolres Sergai dan Dandim 0204/DS, para Kepala SKPD dan Camat, Kepala BPS Sergai, para Narasumber, organisasi kemasyarakatan serta tokoh masyarakat.

Lebih lanjut Bupati Sergai H. Soekirman menjelaskan untuk tercapainya target tersebut perlu adanya komitmen, dukungan dan sinergi semua pihak baik pemerintah pusat, kabupaten, swasta, masyarakat serta data yang valid, akurat dan up to date melalui program perlindungan sosial berbasis rumah tangga, pemberdayaan masyarakat desa berbasis kelompok, bantuan Kredit usaha rakyat serta program lainnya guna tercapai tujuan Pembangunan Millenium/Millenium Development Goals (MDGs). Sebagi wujud komitmen terhadap pembangunan dan pengurangan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai salah satunya telah melakukan program bedah rumah, ungkap Ir. H. Soekirman.

Menyikapi pendataan yang diperlukan dalam program penanggulangan kemiskinan, perlu dilakukan pemuktahiran data yang valid dan akurat secara berkala dengan melibatkan semua pemangku kepentingan yang kompeten agar efektif dan tepat sasaran. Untuk itu H. Soekirman menghimbau kepada semua pihak untuk turut membantu dan mengawasi agar proses musyawarah desa/kelurahan berjalan fair dan menghasilkan data yang akurat baik kondisi, jumlah maupun tingkat kemiskinan. Sedangkan kepada pemerintah kecamatan hendaknya melakukan pemdampingan agar menghasilkan data yang dapat diterima semua pihak dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, pungkas Bupati Soekirman.

Sebelumnya Ketua Panitia melaporkan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada berbagai pemangku kepentingan, terutama anggota Ttim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPKD) Kabupaten Sergai. Mengingat suksesnya kegiatan PBDT 2015 bukanlah tanggung jawab BPS sendiri tetapi jugaaa hhharus didukung seluruh elemen yang ada baik pemerintahan maupun masyarakat. Kesuksesan kegiatan ini mempengaruhi kesuksesan program pengentasan kemiskinan yang dicanangkan oleh pemerintah.

            Sosialisasi yang merupakan rangkaian pelaksanaan amanat Instruksi Presiden RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Program Simpanan Keluarga Sejahtera, Program Indonesia Pintar, Program Indonesia Sehat untuk Membangun Keluarga Produktif diikuti sebanyak 90 orang yang terdiri dari Camat sebanyak 17 orang, 22 orang Instansi/SKPD, Ibu PKK sebanyak 2 orang, 23 orang fasilitator serta pegawai BPS 26 orang.

Dalam pelaksanaannya PBDT 2015 dilakukan dua tahap yakni Forum Konsultasi Publik (FKP) dan pendataan rumah tangga yang melibatkan tokoh masyarakat, Kepala Lingkungan (Kepling) dan Kepala Dusun (Kadus). (Ramadhan)

Teks Photo :

PHOT BERSAMA : Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Sekdakab Drs. H. Haris Fadillah MSi photo bersama dengan yang mewakili FKPD, Kepala BPS serta para fasilitator kecamatan dan asisten fasilitator dari organisasi BPS usai membuka secara resmiSosialisasi Pemuktahiran Basis Data Terpadu (PBDT) 2015 yang dilaksanakan di Aula Sultan Serdang kompleks Kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (26/5). Photo : Doc. BNO/WR