Gotong Royong Perbaikan Bronjong Daerah Irigasi Paya Lombang

  • Whatsapp

* Bupati Sergai Apresiasi Swadaya Warga Kecamatan Tebing Tinggi

 

phot bersama bupati sergaiBuananusantaraonline.com, Tebing Tinggi – Untuk mengantisipasi ancaman kekeringan pada ribuan hektar lahan padi milik warga Desa Paya Lombang dan Desa Kuta Baru Kecamatan Tebing Tinggi, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman melakukan tinjauan sekaligus bergotong royong bersama masyarakat, gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan jajaran pemerintahan Kecamatan Tebing Tinggi memperbaiki bronjong Daerah Irigasi (DI) Paya Lombang yang letaknya berdekatan aliran Sei Padang, Rabu (17/6).

Turut hadir dalam acara ini Asisten Ekbangsos Drs. Hadi Winarno, MM, Kadis PSDA Sergai Ir. Hj. Prihatinah Sagala, Camat Tebing Tinggi Drs. Fajar Simbolon, PSDA Provsu UPT Belawan Padang, Kades se-Kecamatan Tebing Tinggi dan ratusan masyarakat.

Kegiatan gotong royong berdikari memperbaiki bronjong ini dilaksanakan agar aliran air yang mengairi areal persawahan warga tidak terputus, sehingga ancaman gagal panen tidak terjadi menunggu selesainya pembangunan Bendungan Gerak Bajayu pada tahun 2017. Bendungan Gerak Bajayu merupakan bangunan multi fungsi seperti penyedia air baku untuk kebutuhan air bersih, mengairi irigasi daerah pertanian wilayah Sergai yang sebagian besar berada di daerah irigasi Desa Paya Lombang dengan memanfaatkan sumber Daerah Aliran Sungai (DAS) Sei Padang.

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dalam kesempatan dihadapan warga menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan antusias warga yang dibuktikan kesediaan warga untuk turun bersama bergotong royong berdikari secara swadaya untuk memperbaiki bronjong DI Paya Lombang. Dimana sebenarnya perbaikan bronjong ini merupakan kewenangan pihak pemerintahan Provsu.

Dipaparkan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, pada tahun ini Permerintah Provsu tidak mengalokasikan anggaran perbaikan infrastruktur ini sementara masyarakat sangat membutuhkan pasokan air guna mengantispasi gagal panen. Untuk itu masyarakat secara bersama berswadaya bergotong royong memperbaiki bronjong ini.

 Lebih lanjut dikatakan Bupati Sergai H. Soekirman, semoga perbaikan bronjong DI Paya Lombang sepanjang 52 meter ini dapat dimanfaatkan warga dalam mengairi areal persawahan mereka dan masyarakat bersabar menunggu musim panen. Pada kesempatan itu Bupati Sergai Soekirman memberikan bantuan berupa bantuan dana sebesar 10 juta rupiah sedangkan untuk batu kali berasal dari partisipasi masyarakat serta kawat bronjong dan karung goni merupakan bantuan PSDA Provsu.

Ponidi selaku ketua panitia gotong royong dan mewakili pihak petani mengatakan saat ini sekitar 1.350 hektar areal lahan persawahan di Desa Paya Lombang dan Desa Kuta Baru sedang bersiap memasuki musim tanam, jika tidak dialiri air akan terjadi gagal panen. Persiapan yang dilakukan warga salah satunya dengan memperbaiki bronjong ini.

Kegiatan gotong royong swadaya yang dilaksanakan warga merupakan bentuk awal tanggap darurat menanggulangi ancaman bencana kekeringan yang mengakibatkan gagal panen. Sedangkan perbaikan bronjong DI Paya Lombang diharapkan dapat menaikkan permukaan aliran air Sei Padang agar masuk ke dalam saluran DI Paya Lombang sehingga mengaliri areal persawahan warga menunggu selesainya pembangunan Bendung Gerak Bajayu. (ramadhan)