Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPAM dan Peresmian Laboratorium Bibit Sawit

  • Whatsapp

* Bupati Soekirman: Upaya Kerjasama  dengan Berbagai Stakeholder Tingkatkan  Perekonomian Masyarakat

 

Buananusantaraonline.com, Dolok Masihul – Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2008 bahwa pengelolaan sumber daya air dimanfaatkan kepada kebutuhan dasar masyarakat seperti air minum, pertanian, perikanan, pariwisata, energi (mikro hidro) dan sebagainya. Dengan demikian Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) berupaya untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya air berupa sungai yaitu Sungai Belutu sebagai sumber air baku dalam penyediaan air minum yang sehat, bersih dan berkelanjutan melalui proses pengelolaan baik fisik maupun kimiawi dari unit produksi, distribusi hingga dapat dikonsumsi masyarakat.

Demikian dikemukakan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman dalam sambutannya pada acara peletakan batu pertama pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Pekan Dolok Kecamatan Dolok Masihul, Kamis (11/6).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasatker Dirjen Bina Marga Kementrian PU Sumut Poppy Pradiati, Perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) II Sumut Sukardi, GS, Kadis PSDA Ir. Prihatina Sagala, Kadis Hutbun M. Aliuddin, SP, Camat Dolok Masihul dan jajarannya, Camat Sei Rampah dan Bamban serta ratusan masyarakat sekitar.

Pengembangan SPAM dapat dilakukan melalui sistem jaringan perpipaan dan bukan perpipaan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar diperoleh kehidupan yang sehat bersih dan produktif. Pengembangan SPAM dengan jaringan perpipaan seperti saat ini meliputi air baku, unit produksi, unit distribusi, unit pelayanan dan unit pengelolaan melalui kerja sama antara Ditjen Sumber Daya Air dan Ditjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum, kata Bupati Soekirman.

Berdasarkan target Millenium Development Goals (MDGS) bahwa air minum merupakan salah satu indikator tingkat kesejahteraan masyarakat, oleh karenanya Pemkab Sergai berupaya melakukan penyediaan air minum yang sehat dan baik secara berkelanjutan. Kedepannya program ini akan dikelola dengan baik agar mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan. Pemkab Sergai juga terus berupaya menjalin kerjasama dengan berbagai elemen dan stakeholder yang bertujuan memajukan tingkat perekonomian Kabupaten ini, pungkas Soekirman.

Dalam kesempatan yang sama Kasatker Dirjen Bina Marga Kementrian PU Sumut Poppy Pradiati dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik dan terjalin selama ini. Air minum merupakan hajat hidup orang banyak yang pemenuhannya ditanggung oleh negara, pekerjaan ini adalah contoh kerjasama yang baik antara Pemerintah Pusat dengan Daerah.

Peresmian Laboratorium Bibit Kelapa Sawit PT. Socfindo

            Sebelumnya Bupati Sergai Ir. H. Soekirman meresmikan Laboratorium Kultur Jaringan dan Bio Molekuler kelas dunia yang diperuntukkan pengembangan bibit kelapa sawit bertempat di Socfindo Seed Production and Laboratories (SSPL) PT. Socfindo Kebun Bangun Bandar Desa Martebing Kecamatan Dolok Masihul.

            Dalam peresmian tersebut Bupati Soekirman memberikan apresiasi dan rasa bangga karena Sergai mempunyai laboratorium bibit sawit kelas dunia. Sebagai salah satu perusahaan perkebunan dan juga produsen kecambah kelapa sawit terbesar di Indonesia bahkan di dunia, PT. Socfindo diharapkan untuk terus melahirkan teknologi maupun inovasi guna meningkatkan kualitas benih kelapa sawit yang dihasilkan.

            Sementara itu General Manager PT. Socfindo Andi Suwignyo mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Sergai atas kerjasama yang terjalin selama ini. Mudah-mudahan dengan didirikannya laboratorium ini akan meningkatkan produksi sawit sehingga membawa dampak pada meningkatkan penyerapan tenaga kerja yang berasal dari Kabupaten Sergai.

            Peresmian tersebut dihadiri Kepala SSPL Kebun Bangun Bandar H. Indra Syahputra, Direktur Kantor Akreditasi Nasional (KAN) Dede Erawan, Kadis Hutbun dan Camat Dolok Masihul.  (ramadhan)