Sergai Peringati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2015

  • Whatsapp

* Bupati Soekirman : Jaga Bumi dengan Pola Hidup dan Konsumsi Ramah Lingkungan

 

Buananusantaraonline.com, Perbaungan – Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia bertujuan untuk menegaskan komitmen dan aksi perlindungan lingkungan hidup semua negara di dunia, yang telah menjadi kesepakatan dan pergerakan bangsa-bangsa di dunia. Di Indonesia khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) peringatan dimaksud dapat dieksplorasi lebih berarti lagi terutama dengan mengundang, mengajak dan melibatkan secara aktif masyarakat serta spontanitas, kreativitas dan modal sosial yang kita miliki dalam menjaga sumber kekayaan alam kita yang merupakan salah satu unsur penting dalam membangun ketahanan nasional kita.

Hal ini disampaikan Bupati Sergai Ir. H. Soekirman saat memberikan sambutan pada acara peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tingkat Kabupaten tahun 2015. Kegiatan yang diwarnai dengan aksi gerak jalan dan membersihkan lingkungan sekitar bertempat di Wisma Amerta PTPN IV Adolina Kecamatan Perbaungan, Kamis (11/6). Hadir pada acara tersebut  Ketua TP. PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, para guru dan siswa sekolah Adiwiyata serta tamu undangan.

Lebih lanjut Bupati Soekirman mengatakan kegiatan yang mengusung thema “Mimpi dan aksi bersama untuk keberlanjutan kehidupan di bumi”, memiliki makna bahwa tujuh milyar manusia dengan berbagai keinginannya  menghuni satu bumi dan bumi yang menjadi satu-satunya planet yang bisa dihuni oleh manusia. Dengan pertumbuhan penduduk dan pembangunan ekonomi yang terus berlangsung, membuat ekosistem bumi mendekati kritis.

Total penduduk bumi diperkirakan mencapai  9,6 milyar pada tahun 2050, jika penduduk bumi tetap mempertahankan pola konsumsi dan produksi seperti saat ini dibutuhkan tiga buah bumi untuk mempertahankan pola hidup dan konsumsi masyarakat dunia. Padahal hingga saat ini, bumi tetap menjadi satu-satunya planet yang dapat dihuni oleh manusia. Karena itu diperlukan perubahan pola konsumsi manusia terhadap sumber daya di bumi dengan pola hidup serta konsumsi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Segala kegiatan konsumsi dan produksi tetap memperhitungkan keberlangsungan sumber daya alam dan dampak lingkungannya. Sehingga bumi akan tetap menjadi sebuah planet yang nyaman dan sehat untuk dihuni oleh manusia dan anak cucunya, ungkap Bupati Soekirman.

Bupati Sergai Ir Soekirman menghimbau kepada masyarakat bahwa Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini ibarat rumah yang lagi dibangun, untuk itu diharapkan pabrik yang ada di daerah harus ikut berperan menjaga lingkungan, dimana tanah tidak bertambah dan semakin hari semakin sempit, air sungai kering tidak ada airnya dan ekosistem yang ada didalamnya merupakan salah satu rantai kehidupan sehingga harus menjadi salah satu perhatian kita. Untuk itu mari kita mulai menjaga lingkungan dimulai dari pinggiran selain perioritas pembangunan hendaknya sejalan juga dengan menjaga lingkungan sesuai dengan NAWACITA yang utama yakni hadirkan Negara ditengah-tengah masyarakat, pungkas Bupati Soekirman. (Ramadhan)