Rapat Paripurna Nota Pengantar RP-APBD Th 2015

  • Whatsapp

Buananusantaraonline.com, Rampah –   Rancangan P-APBD dilakukan 1 (satu) kali dalam 1 tahun anggaran apabila terjadi pertama, Perkembangan yang tidak sesuai asumsi kebijakan umum APBD, kedua, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan maupun antar jenis belanja. Selanjutnya keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan anggaran yang berjalan, keadaan darurat dan keadaan luar biasa.

Demikian disampaikan Plh. Bupati Sergai Drs. H. Haris Fadillah, M.Si Dalam sambutannya yang dihadiri Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar, ST,  Wakil Ketua DPRD Hasbullah Hadi Damanik dan  Riady, S.Pd,  Anggota DPRD Sergai, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, Camat, Insan Pers, pada  Rapat Paripurna Nota Pengantar Rancangan P-APBD Tahun 2015, Kamis, (13/15),  bertempat di Gedung DPRD Sergai Sei Rampah.

Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan dan lainnya serta pendapatan daerah yang sah. Namun pada pos PAD dari jenis retribusi daerah terjadi pergeseran menjadi pos lain-lain, PAD yang sah sebesar Rp. 18.040.892.121,- sesuai dengan Permendagri Nomor 37 tahun 2014 tentang pedoman penyusunan APBD TA 2015.

Sejalan dengan penambahan penganggaran pendapatan daerah, tentu mengakibatkan perubahan kebijakan terhadap penganggaran belanja daerah. Kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) pada P-APBD tahun 2015 ini mengharuskan Pemda mengalokasikan belanja daerah untuk program dan kegiatan yang sangat penting dan mendesak.

Kebijakan lain yang dilakukan Pemda menyangkut pembiayaan P-APBD adalah dengan memanfaatkan Sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) sebesar Rp.84.271.450.130,18 dengan mengalokasikan pembayaran hutang atas pekerjaan tahun 2014 yang belum dapat dilakukan pembayarannya sehingga harus dianggarkan kembali di P-APBD tahun 2015 serta dalam rangka penyelenggaraan Pemilukada tahun 2015 Kabupaten Sergai  telah dianggarkan dana hibah kepada KPUD, Panwaslu, Polres Sergai, Polresta Tebing Tinggi serta beberapa SKPD lainnya.

Dalam P-APBD TA 2015 pendapatan daerah Kabupaten Sergai menjadi Rp. 1.283.762.591.737,- atau mengalami penambahan sebesar Rp. 115.303.203.569,- atau 9,87% dari anggaran semula sebesar Rp. 1.168.459.388.168,- . Perubahan pendapatan daerah dianggarkan pada PAD yang pada TA 2015 semula direncanakan sebesar Rp. 72.418.621.620,- setelah perubahan diperkirakan menjadi sebesar Rp.76.068.589.741,- mengalami kenaikan sebesar Rp. 3.649.968.121,- atau sebesar 5,04%.

Untuk urusan wajib Pemerintahan memperoleh alokasi dana terbesar yaitu sebesar Rp.1.304.686.563.879,82 atau sebesar 95,44% sedangkan untuk urusan pilihan Pemerintahan memperoleh sisanya yakni sebesar Rp. 62.347.477.987,36 atau sebesar 4,56%.  Dari urusan wajib yang dilaksanakan maka bidang pendidikan memperoleh alokasi dana terbesar yaitu Rp. 597.256.570.329,13 selanjutnya diikuti oleh bidang otonomi daerah, pemerintahan umum, administrasi keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian sebesar Rp. 354.870.434.001,07 dan bidang pekerja umum sebesar Rp. 143.559.745.925,72 serta bidang kesehatan sebesar Rp. 108.873.435.141,96.

Pemkab Sergai sangat memahami bahwa tujuan dari pada pembangunan pada akhirnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang dilakukan melalui upaya-upaya pemenuhan kebutuhan dasar manusia yaitu di bidang infrastruktur, bidang pendidikan dan bidang kesehatan. Disamping itu untuk bidang-bidang lainnya Pemda terus berupaya menambah alokasi dananya sesuai dengan skala prioritas yang ada, dimana program dan kegiatan yang akan dilaksanakan terlebih dahulu dilakukan evaluasi dan penilaian sehingga selaras dan menunjang pencapaian visi dan misi Kabupaten Sergai. (Ramadhan)