Pemkot TebingTinggi Ajak Warga Utamakan Produk Nasional

  • Whatsapp
produk nasional
PRODUK NASIONALWalikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan menggunakan produk-produk nasional”. 
Tebingtinggi, Sidaknews.com
Dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean, Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan menggunakan produk-produk nasional, karena hal ini menjadi sebuah kekuatan bangsa Indonesia, dan bangsa luar akan mencari pangsa pasarnya di Indonesia sekitar 20 persen, dan jika dihitung jumlahnya sekitar 50 Juta orang.
“Saat ini di Philipina ada sekitar 200 ribu warga Philipina yang sedng bergiat kursus bahasa Indonesia, yang tujuannya mereka akan datang ke Indonesia dengan berbagai profesi menghadapi MEA, dan menjadi pesaing kompetitif kita”, hal ini disampaikan Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM saat melakukan kegiatan Sosialisasi dan Komunikasi Interaktif antara Pemerintah Kota dengan warga masyarakat, Kamis (10/9) di Kelurahan Lubuk Baru Kecamatan Padang Hulu bersama dengan beberapa pimpinan SKPD.
Menurut Umar, ditengah kondisi perekonomian global dan nasional kurang menguntungkan saat ini, hal yang paling baik dilakukan adalah melakukan penghematan, dengan membatasi anggaran pengeluaran. Salah satu diantaranya membatasi penggunaan HP untuk penghematan membeli pulsa. “Pergunakanlah HP seperlunya saja, tidak perlu menghamburkan pulsa karena membelinya pakai duit, bukan pakai daun”, imbuhnya.
Disampaikannya, saat ini Indonesia merupakan pangsa terbesar penggunaan HP, “Dari survei diketahui bahwa bangsa Indonesia rata-rata menggunakan HP 5,5 jam setiap 24 jam, entah untuk apa saja tidak jelas, dan HP yang beredar ada 125 juta, karena orang Indonesia tidak cukup hanya memiliki 1 HP setiap orangnya, pokoknya lebih dari 1 buah”, katanya.
Selain HP yang perlu menjadi perhatian kita adalah penggunaan BBM bagi kenderaan anak-anak, saat ini di Indonesia ada 80 juta sepeda motor yang berlalu lalang di jalan umum, untuk apa wira wiri, kesana-kemari yang tak jelas juntrungannya, semua harus mulai kita batasi”, ujarnya.
Kepada Lurah-lurah se Kota Tebingtinggi juga diminta agar terus melakukan validasi dari data-data warganya berkenaan dengan warga yang akan menerima berbagai jenis bantuan terutama warga miskin, “Ini penting, jangan sampai orang sudah meninggal, atau pindah tempat masih terdata sebagai penerima bantuan, datanya harus up date terus”, tandasnya.
Menyangkut tentang kesehatan, walikota meminta warga menjaga pola makan, tidak makan sembarangan, kesehatan itu sangat penting karena jika tidak sehat, bagaimana akan melakukan aktifitas dan kondisi sosial pun menjadi terganggu, harus benar-benar perhatikan kesehatan, ujarnya.
Sedangkan kepada ibu-ibu diingatkan agar ikut serta mensukseskan program 1.000 hari anak cerdas dan sehat, yakni dimulai dari usia dini dari dalam rahim hingga anak berumur 2 tahun, dan tanda-tanda pertumbuhan anak lebih tinggi dan besar dari orang tuanya, tetapi bukan besar kesamping itulah anak sehat dan cerdas, katanya.
Dalam acara tersebut diserahkan berbagai bantuan diantaranya bantuan pribadi untuk PKK Kelurahan Lubuk Baru, mesin genset untuk kelurahan, bibit tanaman dan ikan untuk warga atau kelompok tani, serta akte lahir dan KTP Gratis. (WR)