Idul Adha 1436 H di Sergai Berlangsung Khidmat

  • Whatsapp
SERAHKAN QURBAN : Plh. Bupati Sergai Drs. H. Haris Fadillah, M.Si didampingi Asisten Administrasi Umum Rapotan Siregar SH, M.AP, Kabag Kessos Nasrul Aziz Siregar menyerahkan secara simbolis Hewan Qurban kepada Panitia Qurban 17 Kecamatan se-Sergai di Lapangan Bola Kaki Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Kamis (24/9).

SERAHKAN QURBAN : Plh. Bupati Sergai Drs. H. Haris Fadillah, M.Si didampingi Asisten Administrasi Umum Rapotan Siregar SH, M.AP, Kabag Kessos Nasrul Aziz Siregar menyerahkan secara simbolis Hewan Qurban kepada Panitia Qurban 17 Kecamatan se-Sergai di Lapangan Bola Kaki Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Kamis (24/9).
SERAHKAN QURBAN : Plh. Bupati Sergai Drs. H. Haris Fadillah, M.Si didampingi Asisten Administrasi Umum Rapotan Siregar SH, M.AP, Kabag Kessos Nasrul Aziz Siregar menyerahkan secara simbolis Hewan Qurban kepada Panitia Qurban 17 Kecamatan se-Sergai di Lapangan Bola Kaki Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Kamis (24/9).

Sei Rampah,

            Perayaan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Dzulhijah 1436 H/2015 M di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) khususnya umat Islam berbondong-bondong memadati Mesjid maupun Lapangan terbuka untuk melaksanakan shalat Idul Adha secara berjamaah.

            Plh. Bupati Sergai Drs. H. Haris Fadillah, M.Si bersama Kapolres Sergai AKBP Guntur Agung Supono SIK, M.Si, Muspika Kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat secara berjamaah melaksanakan shalat Idul Adha di Lapangan bola kaki Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Kamis pagi (24/9) dan bertindak sebagai imam Drs. H. Ahmad Sanusi Luqman Lc, MA.

            Al-Ustadz  Drs. H. Ahmad Sanusi Luqman LC,MA yang juga selaku Khatib pada Khutbah Idul Adha mengungkapkan kebesaran pada peringatan hari raya Qurban ketika Jamaah Haji berada di Padang Arafah, mereka semua melebur disatu tempat memakai pakaian ihram berwarna putih tanpa jahitan itu tidak ada perbedaan status sosial, baik pimpinan negara, pejabat maupun orang kaya. Keturunan Raja dan Ningrat, orang miskin, rakyat jelata semua mereka sama dihadapan Allah sama-sama mengingat dan menyebut nama Allah, merenungi kekurangan diri, mengingat kesalahandan dosa yang pernah diperbuat, sembari berdoa kepada Allah mohon keampunan kepadaNya dari semua kesalahan dan dosa yang terlanjur dikerjaan.

            Kebesaran lainnya dari hari Raya Idul Adha adalah mengingat kembali pengalaman historis Nabi Ibrahim AS dan putra semata wayangnya Nabi Ismail AS untuk disembelih guna menjalankan dan memenuhi perintah Allah SWT, padahal kelahiran Nabi Ismail telah ditunggu-tunggu sejak lama oleh Nabi Ibrahim AS dan istrinya Siti Hajar.

            Dilanjutkan Ustadz Ahmad Sanusi bahwa pengalaman pahit Nabi Ibrahim terhadap penyembelihan putranya Ismail inilah kemudian diabadikan dalam ajaran Islam agar ummat Islam rela berkorban menyembelih binatang baik kambing, lembu, unta dan binatang sejenis lainnya pada hari raya Idul Adha. Untuk selanjutnya daging sembelihan tersebut diberikan kepada fakir, miskin, sahabat, jiran tetangga dan juga bagi orang yang berqurban itu sendiri sebagai wujud nyata dari rasa ingin berbagi antar sesama muslim dan membangun kepedulian sosial (Hablum Minannas).

            Sedangkan penyembelihan qurban yang dilaksanakan umat Islam lanjut Ustadz Ahmad Sanusi setiap tahun pada hari raya Idul Adha disamping melaksanakan perintah Allah sebagai rasa syukur terhadap nikmat Allah sebagai perekat hubungan yang harmonis antar sesama muslim juga merupakan simbol dari penyembelih dan pembunuh nafsu Syaithaniah (nafsu ingin merusak), menyembelih nafsu Bahaimiyah (nafsu kebinatangan yang tidak kenal halal dan haram) semua rata dihadapannya, menyembelih nafsu Sabu’iyah (nafsu keganasan dan kebuasan hanya ingin menang sendiri) dan menyembelih nafsu Lawwamah (tamak). Nafsu-nafsu tersebut biasanya tetap ada dan bersarang didalam diri seseorang jika tidak dikikis dibersihkan setiap tahun akan sangat berbahaya kepada dirinya sendiri dan orang lain, papar Ustadz Ahmad Sanusi.

                                                                                                Gema Takbir Idul Adha

Sebelumnya pada Rabu malam (23/9), Plh. Bupati Sergai Drs. H. Haris Fadillah, M.Si bersama Para Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sergai berbaur dengan masyarakat mengumandangkan gema takbir Idul Adha yang dipusatkan di Lapangan Bola Kaki Firdaus Kecamatan Sei Rampah.

Dalam sambutannya Plh. Bupati mengatakan kepada seluruh masyarakat bahwa Qurban adalah kewajiban bagi setiap muslim. Qurban mengajarkan kita untuk berbagi kepada sesama dan mengikhlaskan sebagian rezekinya untuk berqurban serta sebagai wadah pengampunan dosa, pungkas Haris Fadillah.

Acara yang dimeriahkan dengan parade Bedug dirangkai dengan Simbolis pemberian Hewan qurban kepada Panitia Qurban 17 Kecamatan Se-Kabupaten Sergai untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kabupaten Sergai pada peringatan Idul Adha menyembelih 54 ekor lembu dan 7 ekor kambing.(Ramadhan)