BPBD Gelar Latsar Penanggulangan Gempa dan Kebakaran

  • Whatsapp
walikota
www.buananusantaraonline.com, Tebingtinggi – Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM membuka secara resmi latihan dasar (latsar)penanggulangan gempa dan kebakaran yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Tebingtinggi, Senin (21/12) di Aula Koramil 13 Jalan F Tandean dihadiri Wakil Walikota Ir H Oki Doni Siregar.
Walikota mengatakan, musibah gempa tidak pernah mau bilang-bilang kapan mau datang dan kita sama sekali tidak mengetahui dan tidak punya tanda-tanda khusus, biasanya datang tiba-tiba saja.“Biasanya gempa mempunyai sifat horizontal dan vertikal dan yang perlu sangat diwaspadai datangnya gempa horizontal, gempa sendiri ada 2 jenis yakni gempa tektonik dan vulkanik, dan gempa yang paling banyak terjadi di negeri ini adalah gempa tektonik”, jelasnya.
Dikatakan bahwa orang-orang zaman dahulu lebih cerdas dalam melakukan antisipasi gempa yang mengakibatkan kehancuran bangunan yang luar biasa, jika diluar lihatlah bangunan phyramid yang runcing keatas dan bawahnya kokoh, jika di Indonesia lihat bangunan candi borobudur beban diatasnya lebih ringan.
Coba kita lihat bangunan yang sekarang, ada yang beban atasnya lebih berat dan pondasinya tidak kokoh, kita tahu yang menyebakan banyaknya korban jiwa akibat gempa, bukan terkena gempanya, tetapi tertimpa bahan bangunannya, di Jawa masih ada bangunan yang atapnya genteng tapi kuda-kudanya dari bambu, datang gempa penghuninya pada tewas tertimpa genteng”, ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota berbagi pengalamannya selama beberapa kali ikut dalam tim penanggulangan bencana di Aceh, Nias dan Padang Sumbar serta pengalamannya melakukan outbondselama mengikuti Lemhanas dengan instruktur militer, semua dilakukan dengan baik dan bisa meskipun usia sudah 60 tahun, ujarnya.
Sebelumnya Kepala BPBD Drs Wahid Sitorus menyampaikan, pelatihan dasar ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh 100 peserta, terdiri dari Pramuka, TNI dan Relawan Bencana Tagana serta warga Tebingtinggi, dari kegiatan tersebut diharapkan akan meningkatkan wawasan dan pengetahuan dalam kebencanaan.
Sebagai narasumber dan instruktur dalam kegiatan ini Basarnas, Polri, TNI, Damkar Medan dan Kwarcab Pramuka, kegiatan tersebut akan dilengkapi dengan simulasi penyelamatan korban kebakaran dilantai dua yang dilaksanakan di Terminal Bandar Kajum. (WR)