Tebingtinggi Kembali Raih Penghargaan AKIP

  • Whatsapp
Buananusantaraonline.com-Tebingtinggi,
 
Kota Tebingtinggi kembali meraih penghargaan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) diserahkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Prof Dr Yudhi Chrisnandi ME untuk 156 Kabupaten/Kota se Sumatera dan DI Yogyakarta, Senin (25/1) di Jogja Expo Centre (JEC).
Acara penyerahan hasil AKIP kepada Walikota Tebingtinggi diwakili Sekdako Tebingtinggi Johan Samose Harahap itu dirangkaikan dengan acara Forum Koordinasi Pendayaan Aparatur Negara, dihadiri juga oleh Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono XI. Demikian siaran pers disampaikan Kabag Humasy Pemko Drs Bambang Sudariyono kepada wartawan, Senin (25/1).
Acara yang dihadiri Bupati/Walikota, Sekda, Kepala Bappeda dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah dari masing-masing Kabupaten/Kota se wilayah Sumatera dan Yogyakarta itu, dari Sumatera Utara yang terdiri dari 33 Kabupaten/Kota hanya 9 yang berhasil memperoleh nilai CC (skor 50-60) yakni: Tebingtinggi, Medan, Deli Serdang, Labuhan Batu, Nias, Tanjung Balai, Langkat dan Pakpak Bharat. Sedangkan sisanya sebanyak 24 Kabupaten/Kota lainnya dengan nilai C(skor 30-50).
Untuk Kota Tebing Tinggi perolehan hasil evaluasi AKIP ini adalah kali ketiga dengan nilai CC secara berturut-turut, mulai dari hasil AKIP Tahun 2013, 2014, dan 2015 ini. Hasil evaluasi AKIP untuk nilai CC diberikan dalam bentuk piagam penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebingtinggi, Johan Samose Harahap SH MSP dari MenPAN-RB Prof Dr Yudhi Chrisnandi ME.
Kepala Bappeda Kota Tebingtinggi, Gul Bakhri Siregar SIP M.Si selaku koordinator SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang menyusun Laporan AKIP selama ini, melalui surat elektroniknya menyampaikan bahwa hasil evaluasi AKIP dengan nilai CC ini adalah hasil penilaian terhadap kinerja SKPD yang dilihat dari implementasi Rencana Kerja (Renja) masing-masing SKPD. Renja dimaksud didasarkan pada Rencana Strategis (Renstra) lima tahunan dari SKPD, dan Renstra itu merupakan tindak lanjut daripada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Penilaian hasil kinerja instansi kabupaten/kota ini adalah dalam kerangka pembangunan tata kelola pemerintahan agar lebih baik, pemerintah menekankan pentingnya menjalankan tugas-tugas pemerintahan yang berorientasi pada hasil (result oriented government), pungkas Gul Bahri.
Dijelaskan bahwa pelaksanaan evaluasi AKIP ini secara rutin dilaksanakan setiap tahun setelah berlakunya UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 juga telah mengamanatkan kepada Kementerian PAN-RB untuk melakukan koordinasi pengevaluasian akuntabilitas kinerja pemerintah. Dalam pelaksanaannya, evaluasi yang dilakukan melibatkan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kemendagri, dan Inspektorat. Dengan demikian, setiap program atau kebijakan oleh penyelenggara negara harus dapat dipertanggungjawabkan”, jelasnya.
Menteri PAN-RB dalam pidato sambutannya menyampaikan, Orientasi pada input, yang berfokus pada besaran penyerapan anggaran seperti selama ini dijalankan, harus ditinggalkan. oleh karena itu, pemerintah harus mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran menjadi anggaran yang berbasis pada kinerja. Dengan demikian, anggaran negara akan menjadi anggaran yang berbasis kinerja atau disusun berdasarkan perencanaan kinerja dan menghasilkan output serta outcome, sebut Menteri PAN-RB. (WR)
Keterangan gambar :
RAIH AKIPHasil evaluasi AKIP untuk nilai CC diberikan dalam bentuk piagam penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebingtinggi, Johan Samose Harahap SH MSP dari MenPAN-RB Prof Dr Yudhi Chrisnandi ME di Jogyakarta”.