Bupati Soekirman : Berikan Inovasi dan Aspirasi Demi Kemajuan Pembangunan Daerah

  • Whatsapp

 

 

Bacaan Lainnya

PHOTO BERSAMA: Bupati Sergai Ir. H. Soekirman didampingi Asisten Ekbangsos Drs. Hadi Winarno MM, Kepala BKD H. Ifdal S.Sos, M.AP dan Camat Perbaungan H. Akmal Koto photo bersama dengan Koordinator OMS Hawari Hasibuan SH dan organisasi yang tergabung dalam Formasi-RB usai membuka acara Sosialisasi Standar Pelayanan Publik dan Penanganan Pengaduan Masyarakat bagi Anggota OMS di Cafe Sonia Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan, Selasa (8/3). Photo: DOc. BNO/WR

 

 

Buananusantaraonline.com-Perbaungan, Reformasi birokrasi pada hakikatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business process) dan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur yang keseluruhannya bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

            Dengan sangat pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi serta perubahan lingkungan strategis, menuntut birokrasi pemerintah untuk direformasi dan disesuaikan dengan dinamika tuntutan masyarakat.

            Demikian dikemukakan oleh Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman dalam sambutannya sekaligus membuka acara Sosialisasi Standar Pelayanan Publik dan Penanganan Pengaduan Masyarakat bagi Anggota Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) di Cafe Sonia Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan, Selasa (8/3).

            Acara yang digagas oleh Forum Organisasi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Birokrasi (Formasi-RB) turut dihadiri oleh Asisten Ekbangsos Drs. Hadi Winarno MM, Kepala BKD H. Ifdal S.Sos, M.AP, Camat Perbaungan H. Akmal Koto, Calon Kades, para Pendamping Desa, para guru serta organisasi yang tergabung dalam Formasi-RB yaitu Bitra Indonesia, SBSI’92, SPPN, PBI, Bestari, SAR FM, LBH Pos Sergai, RBM, LAPENRA, SPI, SP2S, Lingkar, BKAD, KWRI, HIMASDAT, IKBCS, SEHATI, APASU, SNSU dan SMC.

            Lebih lanjut disampaikan Bupati Soekirman pelayanan publik menjadi sasaran utama reformasi birokrasi karena faktanya adalah bahwa pelayanan publik di Indonesia masih jauh dari kata memuaskan. Tingginya kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang prima menjadi tugas besar bagi pemerintah untuk menyediakan layanan terbaik yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat.

            Hampir 80% SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai mempublikasikan standar pelayanan dan maklumat pelayanan diruang-ruang publik yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat. Perbaikan sarana dan prasarana pelayanan seperti ruang tunggu, loket pelayanan, kotak pengaduan dan kotak kepuasan masyarakat, toilet dan prasarana pendukung lainnya terus digenjot agar di Tahun 2016 ini seluruh atribut pelayanan publik telah disiapkan oleh seluruh SKPD dijajaran Pemkab Sergai.

            Untuk itu Bupati Soekirman mengharapkan kritik maupun saran dari rekan-rekan pimpinan maupun anggota OMS yang bersifat membangun di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat sehingga dapat  menyempurnakan perbaikan layanan publik menuju pelayanan  prima sekaligus  memberikan kepuasan bagi masyarakat. “Berikanlah inovasi dan aspirasi demi memajukan pembangunan daerah”, pungkas Soekirman.

            Sebelumnya Koordinator OMS Hawari Hasibuan SH, dalam sambutannya mengatakan bahwa program ini merupakan program kerjasama antara Pemkab Sergai dengan Formasi-RB  yang mengutamakan memberikan pelayanan prima, karena mendapatkan pelayanan yang baik adalah hak bagi setiap masyarakat. Oleh karenanya lembaga masyarakat maupun oarganisasi harus bisa memberikan kritik yang bersifat membangun. Hal ini tentunya demi kemajuan Kabupaten tercinta ini.

Sedangkan Kabupaten Sergai menempati urutan ketiga yang mengadakan acara sosialisasi seperti ini, setelah sebelumnya terlebih dahulu diadakan di daerah Banyuwangi dan Makassar, kata Hawari. (Ramadhan)

    

 

 

Pos terkait