Pemprovsu Imbuh BUMN, BUMD dan PT Serahkan Zakat ke Baznas Provsu 

  • Whatsapp

Buananusantaraonline.com-Medan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menghimbau agar pihak BUMN, BUMD dan Perguruan Tinggi negeri dan swsta serta masyarakat umut agar dapat menyalurkan zakat, infak dan sedekah
melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara. Himbauan itu dalam upaya mengoptimalkan jumlah perolehan ZIS di Sumut sebagai bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan.

Hal itu diungkapkan Sekda Provsu Hasban Ritonga dalam acara Penyerahan Bantuan Zakat Tahun 2016 yang Terprogram di kantor Baznas Daerah Sumatera Utara Jalan Wilem Iskandar Medan, Kamis (17/3). Hadir dalam kesempatan itu Ketua Baznas Provsu Amansyah Nasution, Assisten Kesos Provsu OK Zulkarnain, para penerima zakat yait anak asuh yatim miskin, muslim lanjut usia miskin, dai di lokasi terpencil dan minoritas muslim.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan laporan Ketua Bazda Provsu Amansyah Nasution, tahun 2015 penerimaan infak PNS muslim dan zakat pejabat eselon Kantor Gubsu berjumlah Rp 1.555.134.502, sedangkan jumlah yang disalurkan Bazda Provsu sebesar Rp 2.350.163.200. Sebesar Rp 795.028.698 dihimpun dari zakat, infak dan sedekah perorangan.

Hasban mengatakan persoalan utama yang saat ini menjadi tanggungjawab bersama yaitu kemiskinan akan dapat teratasi dengan penyaluran ZIS. “Melihat potensi umat muslim yang besar, kami berharap jumlah penyaluran Baznas Sumut bisa lebih besar lagi. Kalau saja kita sama dalam komitmen, sama dalam pelaksanaan, sama dalam kesabaran dan
ukhuwah islamiyah tentu perolehan dapat jauh lebih besar yang bisa kita himpun. Tidak ada warga yang misikin kalau kita ikhlas menyalurkan infak dan sedekah,” jelas Hasban.

Kami sangat berbahagia, memberi apresiasi yang sebesarnya kepada Basnasda, sudah dapat memetakan saudara kaum muslimin yang patut mendapat bantuan sampai ke pelosok desa,” kata Hasban. Dia mengatakan, faktanya bahwa penyaluran Baznas Sumut yang didapatkan dari Pemprov hanya sebagian , selebihnya dari masyarakat. “Artinya secara perlahan masyarakat mulai percaya menyalurkan zakat, infaq dan sedekah melalui Baznas.

Hal yang serupa diungkapkan Amansyah bahwa salah satu program kerja pihaknya dalam upaya meningkatkan dana penghimpunan dana zakat, infak dan sedekah tahun 2016. “Kamis sudah mensosialisasikan dan akan minta dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” kata Amansyah.

ZIS para pegawai BUMN, BUMD dan perguruan tinggi baik negeri dan swasta masih belum disalurkan ke Baznas. “Untuk BUMN mungkin menyalurkan zakat ke pusat, sedangkan sudah ada instruksi presidan nomor 3 tahun 2014 tentang optimalisasi penghimpunan zakat, sehingga kepada BUMN, BUMD dan Perguruan Tinggi supaya dapat menyalurkan zakat
malalui Baznas Daerah,” harap Amansyah.

Dalam kesempatan Sekda Provsu atas nama Plt Gubsu Tengku Erry Nuradi menyerahkan secara simbolis bantuan terprogram Baznas Provsu tahun 2016 untuk bulan Januari-Maret senilai Rp 273.900.000. Bantuan diberikan pada anak asuh yatim miskin sebesar Rp 100.000 untuk 187 orang dan muslim lansia Rp 125.000 untuk 150 orang. Selain itu bantuan bagi 83 orang dari yang tersebar di daerah minoritas muslim di 18 kabupaten, 6 kecamatan dan 237 desa untuk 3 bulan dengan total Rp 147.300.000, penerima bantuan produktif 3 orang Rp 9.000.000 dan
Pesatuan Tunanetra Provsu Rp 5.250.000.

Sejak tahun 2011 berdasarkan instruksi Gubernur Sumut No 451/10546tanggak 27 Desember 2010 Baznas Sumut menerima infak PNS muslim setiap bulan. Pada tahun 2013 sampai dengan saat ini, bagi pejabat muslim Pemprovsu yang mempunyai eselon dipotong untuk zakat profesi dari
Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP).
Pemprovsu Imbuh BUMN, BUMD dan PT Serahkan Zakat ke Baznas Provsu  Print
Email
Medan, 17/3 – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menghimbau agar
pihak BUMN, BUMD dan Perguruan Tinggi negeri dan swsta serta
masyarakat umut agar dapat menyalurkan zakat, infak dan sedekah
melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara. Himbauan
itu dalam upaya mengoptimalkan jumlah perolehan ZIS di Sumut sebagai
bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan.

Hal itu diungkapkan Sekda Provsu Hasban Ritonga dalam acara Penyerahan
Bantuan Zakat Tahun 2016 yang Terprogram di kantor Baznas Daerah
Sumatera Utara Jalan Wilem Iskandar Medan, Kamis (17/3). Hadir dalam
kesempatan itu Ketua Baznas Provsu Amansyah Nasution, Assisten Kesos
Provsu OK Zulkarnain, para penerima zakat yait anak asuh yatim miskin,
muslim lanjut usia miskin, dai di lokasi terpencil dan minoritas
muslim.

Berdasarkan laporan Ketua Bazda Provsu Amansyah Nasution, tahun 2015
penerimaan infak PNS muslim dan zakat pejabat eselon Kantor GGubsu
berjumlah Rp 1.555.134.502, sedangkan jumlah yang disalurkan Bazda
Provsu sebesar Rp 2.350.163.200. Sebesar Rp 795.028.698 dihimpun dari
zakat, infak dan sedekah perorangan.

Hasban mengatakan persoalan utama yang saat ini menjadi tanggungjwab
bersama yaitu kemiskinan akan dapat teratasi dengan penyaluran ZIS.
“Melihat potensi umat muslim yang besar, kami berharap jumlah
penyaluran Baznas Sumut bisa lebih besar lagi. Kalau saja kita sama
dalam komitmen, sama dalam pelaksanaan, sama dalam kesabaran dan
ukhuwah islamiyah tentu perolehan dapat jauh lebih besar yang bisa
kita himpun. Tidak ada warga yang misikin kalau kita ikhlas
menyalurkan infak dan sedekah,” jelas Hasban.

“Kami sangat berbahagia, memberi apresiasi yang sebesarnya kepada
Basnasda, sudah dapat memetakan saudara kaum muslimin yang patut
mendapat bantuan sampai ke pelosok desa,” kata Hasban. Dia mengatakan,
faktanya bahwa penyaluran Baznas Sumut yang didapatkan dari Pemprov
hanya sebagian , selebihnya dari masyarakat. “Artinya secara perlahan
masyarakat mulai percaya menyalurkan zakat, infaq dan sedekah melalui
Baznas.

Hal yang serupa diungkapkan Amansyah bahwa salah satu program kerja
pihaknya dalam upaya meningkatkan dana penghimpunan dana zakat, infak
dan sedekah tahun 2016. “Kamis sudah mensosialisasikan dan akan minta
dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” kata Amansyah.

ZIS para pegawai BUMN, BUMD dan perguruan tinggi baik negeri dan
swasta masih belum disalurkan ke Baznas. “Untuk BUMN mungkin
menyalurkan zakat ke pusat, sedangkan sudah ada instruksi presidan
nomor 3 tahun 2014 tentang optimalisasi penghimpunan zakat, sehingga
kepada BUMN, BUMD dan Perguruan Tinggi supaya dapat menyalurkan zakat
malalui Baznas Daerah,” harap Amansyah.

Dalam kesempatan Sekda Provsu atas nama Plt Gubsu Tengku Erry Nuradi
menyerahkan secara simbolis bantuan terprogram Baznas Provsu tahun
2016 untuk bulan Januari-Maret senilai Rp 273.900.000. Bantuan
diberikan pada anak asuh yatim miskin sebesar Rp 100.000 untuk 187
orang dan muslim lansia Rp 125.000 untuk 150 orang. Selain itu bantuan
bagi 83 orang dari yang tersebar di daerah minoritas muslim di 18
kabupaten, 6 kecamatan dan 237 desa untuk 3 bulan dengan total Rp
147.300.000, penerima bantuan produktif 3 orang Rp 9.000.000 dan
Pesatuan Tunanetra Provsu Rp 5.250.000.

Sejak tahun 2011 berdasarkan instruksi Gubernur Sumut No 451/10546
tanggak 27 Desember 2010 Baznas Sumut menerima infak PNS muslim setiap
bulan. Pada tahun 2013 sampai dengan saat ini, bagi pejabat muslim
Pemprovsu yang mempunyai eselon dipotong untuk zakat profesi dari
Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP).
Pemprovsu Imbuh BUMN, BUMD dan PT Serahkan Zakat ke Baznas Provsu  Print
Email
Medan, 17/3 – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menghimbau agar
pihak BUMN, BUMD dan Perguruan Tinggi negeri dan swsta serta
masyarakat umut agar dapat menyalurkan zakat, infak dan sedekah
melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara. Himbauan
itu dalam upaya mengoptimalkan jumlah perolehan ZIS di Sumut sebagai
bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan.

Hal itu diungkapkan Sekda Provsu Hasban Ritonga dalam acara Penyerahan
Bantuan Zakat Tahun 2016 yang Terprogram di kantor Baznas Daerah
Sumatera Utara Jalan Wilem Iskandar Medan, Kamis (17/3). Hadir dalam
kesempatan itu Ketua Baznas Provsu Amansyah Nasution, Assisten Kesos
Provsu OK Zulkarnain, para penerima zakat yait anak asuh yatim miskin,
muslim lanjut usia miskin, dai di lokasi terpencil dan minoritas
muslim.

Berdasarkan laporan Ketua Bazda Provsu Amansyah Nasution, tahun 2015
penerimaan infak PNS muslim dan zakat pejabat eselon Kantor GGubsu
berjumlah Rp 1.555.134.502, sedangkan jumlah yang disalurkan Bazda
Provsu sebesar Rp 2.350.163.200. Sebesar Rp 795.028.698 dihimpun dari
zakat, infak dan sedekah perorangan.

Hasban mengatakan persoalan utama yang saat ini menjadi tanggungjwab
bersama yaitu kemiskinan akan dapat teratasi dengan penyaluran ZIS.
“Melihat potensi umat muslim yang besar, kami berharap jumlah
penyaluran Baznas Sumut bisa lebih besar lagi. Kalau saja kita sama
dalam komitmen, sama dalam pelaksanaan, sama dalam kesabaran dan
ukhuwah islamiyah tentu perolehan dapat jauh lebih besar yang bisa
kita himpun. Tidak ada warga yang misikin kalau kita ikhlas
menyalurkan infak dan sedekah,” jelas Hasban.

“Kami sangat berbahagia, memberi apresiasi yang sebesarnya kepada
Basnasda, sudah dapat memetakan saudara kaum muslimin yang patut
mendapat bantuan sampai ke pelosok desa,” kata Hasban. Dia mengatakan,
faktanya bahwa penyaluran Baznas Sumut yang didapatkan dari Pemprov
hanya sebagian , selebihnya dari masyarakat. “Artinya secara perlahan
masyarakat mulai percaya menyalurkan zakat, infaq dan sedekah melalui
Baznas.

Hal yang serupa diungkapkan Amansyah bahwa salah satu program kerja
pihaknya dalam upaya meningkatkan dana penghimpunan dana zakat, infak
dan sedekah tahun 2016. “Kamis sudah mensosialisasikan dan akan minta
dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” kata Amansyah.

ZIS para pegawai BUMN, BUMD dan perguruan tinggi baik negeri dan
swasta masih belum disalurkan ke Baznas. “Untuk BUMN mungkin
menyalurkan zakat ke pusat, sedangkan sudah ada instruksi presidan
nomor 3 tahun 2014 tentang optimalisasi penghimpunan zakat, sehingga
kepada BUMN, BUMD dan Perguruan Tinggi supaya dapat menyalurkan zakat
malalui Baznas Daerah,” harap Amansyah.

Dalam kesempatan Sekda Provsu atas nama Plt Gubsu Tengku Erry Nuradi
menyerahkan secara simbolis bantuan terprogram Baznas Provsu tahun
2016 untuk bulan Januari-Maret senilai Rp 273.900.000. Bantuan
diberikan pada anak asuh yatim miskin sebesar Rp 100.000 untuk 187
orang dan muslim lansia Rp 125.000 untuk 150 orang. Selain itu bantuan
bagi 83 orang dari yang tersebar di daerah minoritas muslim di 18
kabupaten, 6 kecamatan dan 237 desa untuk 3 bulan dengan total Rp
147.300.000, penerima bantuan produktif 3 orang Rp 9.000.000 dan
Pesatuan Tunanetra Provsu Rp 5.250.000.

Sejak tahun 2011 berdasarkan instruksi Gubernur Sumut No 451/10546
tanggak 27 Desember 2010 Baznas Sumut menerima infak PNS muslim setiap
bulan. Pada tahun 2013 sampai dengan saat ini, bagi pejabat muslim
Pemprovsu yang mempunyai eselon dipotong untuk zakat profesi dari
Tunjangan Perbaikan Penghasilan.

( Wartawan Unit Provsu: Endah Sri Wahyuni Lubis )

Pos terkait