Rumah Impian Sarwanto, Yang Dibangun Satgas TMMD Akhirnya Selesai Tepat Waktu.

  • Whatsapp

 

Sipispis, Serdang Bedagai. BUANAPOS.
Sebentar lagi buah kegigihan dan kekompakan yang ditunjukkan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106. TA. 2019, Kodim 0204/DS, bersama warga Dusun 2, Desa Pispis Kampung, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) akan segera dinikmati Sarwanto (47) dan keluarganya.

Bacaan Lainnya

Menurut salah seorang anggota tim Satgas TMMD Serma Yusuf Rifai, Jumat (25/10/2019), kondisi pekerjaan kediaman Sarwanto yang masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) TMMD ke-106. TA. 2019, dimotori Kodim 0204/DS, kini sudah 100 persen.

“Seperti diprediksikan sebelumnya, atas kegigihan dan kekompakan prajurit bersama warga masyarakat, pekerjaan RTLH pak Sarwanto bisa diselesaikan sesuai jadwal atau tepat waktu ,” jelasnya.

Rumah idaman, Sarwanto dan keluarganya tersebut merupakan salah satu dari 4 sasaran fisik TMMD. RTLH serupa juga menyasar kepada rumah milik Horaimin yang akrab disapa Nek Min, yang unik segi delapan dengan desain khusus tahan terhadap terpaan angin puting beliung.

Sasaran fisik ketiga TMMD yakni pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 1 km menuju ‘Jembatan Emas’ Sei Bah Bolon di Desa Sampang Buah dan Desa Pispis Kampung, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara.

Keempat pembangunan ‘Jembatan Emas’ Sei Bah Bolon sepanjang 40 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi 12 meter.

Disetujuinya pembangunan jembatan tersebut ke dalam program TMMD ke-106, TA. 2019, diyakini memiliki nilai-nilai strategis bukan hanya meningkatkan mobilisasi di kedua desa yakni Desa Sampang Buah-Desa Pispis Kampung dan desa sekitarnya tapi juga diharapkan. bisa meningkatkan perekonomian warga setempat.

Sebab selama ini warga hanya tergantung pada Jembatan Gantung Buah Emas yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Aktivitas sehari-hari dan mengangkut sawit hasil kebun mereka hanya bisa diangkut dengan sepeda motor.

Sementara bila menggunakan roda empat, warga harus menempuh jalan lebih panjang sekitar 40 km dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam.(Baroes /K-17 /Ktr).

Pos terkait