Monitoring Tim Pansus II DPRD Sergai di Kecamatan Kotarih

  • Whatsapp

Serdang Bedagai. BUANAPOS. Net – Monitoring Tim Pansus II DPRD Kabupaten Serdang Bedagai di Kecamatan Kotarih,  yang berlangsung di aula kantor Camat Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis(23/07) siang.

Tim Pansus II DPRD Sergai dari komisi C diketuai M Efri Sipayung didampingi Taufik Kurahman SH sebagai sekretaris tim, Suriadi dan Merianto sebagai anggota. Tim Pansus dan monitoring ini dalam rangka sejauh mana penanganan dan penanggulangan yang berkaitan dengan Covid-19 di Kecamatan Kotarih.

Bacaan Lainnya

Acara kegiatan  yang digelar di aula kantor Camat Kotarih ini, dibuka dengan sambutan dan laporan dari Camat Kotarih L Naibaho S.Sos. Pada kesempatan ini Naibaho mengucapkan selamat datang kepada tim Pansus II atas kedatangannya di Kecamatan Kotarih, dalam rangka monitoring penanganan Covid-19.

Dalam hal ini, Camat Kotarih memaparkan dari awal mengenai penanganan Covid-19 di Kotarih, dimulai dari membentuk tim gugus depan Kecamatan dan Desa, dilanjudkan pembuatan posko Kecamatan dipintu masuk ke Kecamatan Kotarih tepatnya dipangkal titi paku yakni perbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang. Kemudian pembuatan posko ini diikuti desa – desa yang ada.

Dijelaskannya, posko Kecamatan yang ada ini dijaga oleh relawan dari desa desa secara bergilir setiap hari dan dibabtu muspika, baik dari Polsek dan Koramil Kotarih, bersama melakukan pengecekkan setiap warga yang masuk ke Kecamatan Kotarih yakni periksaan suhu badan dan penyemprotan disinfectant bila diperlukan bagi kendaraan. Namun disayangkan egiatan ini hanya bertahan dua bulan mengingat dana yang terbatas.

Menyikapi tentang bantuan Covid-19 secara global di Kecamatan Kotarih dari 11 desa antara lain, BST Kemensos yang diajukan 318, yang terealisasi 270 keluarga penerima manpaat (KPM) dikarenakan meninggal dunia, pindah, diluar kota, dan tidak layak lagi.

Penyaluran BLT dari Dana Desa dari sebelas Desa sebanyak 658 KPM, Bantuan Sosial Tunai dari Kemensos dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa sudah berlangsung tiga tahap dengan baik, ditambah lagi bantuan sembako dari Provinsi sebayak 333 paket sembako dan tersalur semua dan ada lagi bantuan Sprayer (alat Semprot) sebanyak tiga unit dari bamtuan BPBD Sergai.

”  Pemerintahan Kecamatan Kotarih dan Desa, didukung Muspika lainya terus melaksanakan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan dari pemerintah, agar dapat memutus mata rantai Covid-19,” terang camat Kotarih L. Naibaho S.Sos.

L. Naibaho S.Sos juga menjelaskan, tentang data situasi Covid-19 di Kecamatan Kotarih, untuk OTG tidak ada, PDP tidak ada, ODP selesai ditangani juga tidak ada. Mengenai dana anggaran untuk Covid-19 ini dana kecamatan tidak ada tergantung dari desa. Berdasarkan desa, dana anggaran Covid-19 dari keseluruhan desa di Kabupaten Kotarih bekisar 398 juta, BLT Dana Desa 1.184.400.000 rupiah, penerima sebanyak 658 KPM.

Sementara ketua tim Pansus II DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, M Efri Sipayung dalam sambutan dan arahannya, mengatakan bahwa, ” Pansus ini dibentuk untuk mengambil data kegiatan di desa dan kecamatan untuk menyingkronkan dengan data Kabupaten dan akan dibahas oleh DPRD bersama pemeritahan kabupaten dalam hal ini tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten, ” paparnya.

Ditambahkan sekretaris tim Taufik Kurahman,” data dari desa, kecamatan dan puskemas, agar segera dibuat laporannya secara tertulis dan disampaikan kepada pansus di komisi C, baik itu berupa dana maupun bantuan pihak ketiga agar dapat dibahas dan disingkronkan dengan gugus tugas Covid-19 di kabipaten., ” tambahnya.

Beberapa kepala desa, menyampaikan wacana tentang rencana bantuan pemerintah kabupaten yang belum terealisasi sampai saat ini.

Tim pansus, menjawab tentang hal ini bahwa dengan adanya monitoring tim ini, maka dapat diketahui perlu tidaknya diturunkan bantuan tersebut, oleh karena itu perlunya disampaikannya data secara tertulis sebagai bahan pertimbangan yang akan dibahas oleh pemerintah Kabupaten. Karena masih ada dana ± 5,2 milyar, apakah itu perlu diturunkan atau tidak, jawabannya tertentu dari hasil monitoring tim pansus ini.

Terpisah, ketua tim Pansus II DPRD Sergai, M. Efri Sipayung SE, setelah selesai acara ditemui wartawan, mengharapkan semoga tim pansus Covid-19 ini bisa menjadi penanganan yang lebih baik untuk Serdang Bedagai, sehingga silva anggaran refocusing sebesar 5,2 milyar dapat diturunkan ke Masyarakat, ” pungkasnya,sembari meninggalkan ruangan bersama teman – temannya untuk melanjudkan monitoring ke Kecamatan Silinda

Acara monitoring tim pansus ini, dihadiri, seluruh kepala desa se Kecamatan Kotarih, perwakilan puskesmas, sekcam, PKSK, PKH. (Baroes).

Pos terkait