Kantor Desa Sei-Karang Di Demo Warga “Tuntut Kades Mundur Dan Tidak Beretika”

  • Whatsapp

 

Galang.buanapos.com-Warga Desa Sei-Karang,Kecamatan Galang,Kabupaten Deli Serdang.sekira pukul 10.15.Wib mendatangi Kantor Kepala Desa  Sei-Karang,Senin 27/07/20.Mereka menuntut agar Kepala Desa Sei-Karang di pecat dan bertanggung jawab dalam penggunaan dana desa .

Bacaan Lainnya

Ketua koordinator aksi Suliono didampingi ketua (AMPK)Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan Dewan Pimpinan Cabang Kec.Galang Ir.Thomy Kusnan dalam aksinya di depan Kantor Kepala Desa Sei-Karang  mengatakan warga kecewa dengan Kades M.Nur,didalam penyaluran  BLT DD ada penyalah gunaan antar lain tidak kena sasaran dan nepotisme serta tidak sesuai harapan masyarakat.

“Maka hari ini kami masyarakat Desa Sei-Karang turun ke ke kantor desa dengan jumlah lebih kurang 100 Orang untuk mempertanyakan penggunaan anggaran dana desa tahun 2020 tahap ke III yang diduga kuat hilang tanpa arah.Kami minta Kepala Desa Sei-Karang harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Suliono, meminta tim dari Inspektorat Kabupaten Deli Serdang segera melakukan monitoring pembangunan fisik tahun 2019 tahap III.Maka kami minta inspektorat usut kasus tersebut sampai tuntas sesuai dengan regulasi atau hukum yang berlaku ”ucapnya.

Suliono menegaskan jika tidak ada respon dari M.Nur untuk bertanggung jawab terhadap pembangunan yang sudah dilaksanakan, maka pihaknya akan melakukan aksi dengan jumlah masa lebih banyak. Kita terus menutut karena ini berkaitan dengan hak rakyat. Sejatinya pemimpin itu mensejahterakan masyarakat bukan meninggalkan pembangunan yang sifatnya kontradiktif berasas pada data yang fiktif dan manipulasi. Toh, pada akhirnya semua amburadul,” pungaksnya.

Ketua Koodinator aksi Suliono menuturkan kepada buanapos.com Kami dan warga Desa Sei-Karang,ada delapan tuntutan antara lain:
1-Periksa Kades Masalah
Pembagian BLT-DD 2020
2-Copot Kades Karena Tidak Beretika.
3-Periksa Kades Dalam Penggunaan Dana Desa Tahap III Tahun Anggaran 2019.
4-Ganti Kadus Yang Tidak Bekerja Dan Tidak Pernah Masuk Kantor Bahkan Tidak Pernah Mengurusi Warganya Alias Makan Gaji Buta.

5-Diduga Camat Melindungi Kepala Desa Sei-Karang Terhadap Kewenangan Kepala Desa Memecat Sekretaris Desa,Kepala Urusan dan Kepala Seksi.
6-Didalam Penyaluran BLT Desa Ada Penyalah Gunaan Antara Lain Tidak Kena Sasaran Dan Nepotisme.
7-Kembalikan Pungsi BPD.
8-Pekerjakan Kembali Sekretaris Desa,Kepala Urusan Dan Kepala Seksi.Ucap Suliono.(Agoes)

Pos terkait