Bupati Batu Bara : Parades Diangkat Tanpa Prosedur, Gajinya Dibayar Pakai Uang Kades Pribadi

  • Whatsapp

Batu Bara, buanapos.com

Penegaskan tersebut disampaikan Bupati Batu Bara, Zahir (foto) menjawab wartawan, terkait kebijakan Kepala Desa (Kades) Kades Pakam Raya Selatan (Parsel), Kecamatan Medang Deras, sesaat sebelum mengikuti rapat Paripurna di kantor DPRD Batu Bara, Selasa (4/8/2020).

Bacaan Lainnya

perangkat desa (Parades) diluar ketentuan, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 67 tahun 2017 atas perubahan Permendagri Nomor 83 tahun 2015 tentang perangkat desa, adalah proses ilegal.

Ilegal dan tidak berhak menerima gaji dari APBD. Bayarlah pakai uang kantong pribadi Kades”, tegas Bupati lagi.

Bupati Batu Bara menegaskan lagi, bagi Kepala Desa (Kades) yang melakukan pengangkatan Parades diluar ketentuan, maka harus membayar gaji Parades yang diangkat menggunakan uang kantong pribadi.

Ditanya sanksi atas kebijakan Kades Parsel berinidial PS, yang diduga memberhentikan Parades-nya tanpa mengacu ketentuan, Bupati mengaku belum menentukan sanksi yang patut dikenakan terhadap PS.

Disinggung tentang Surat Mendagri Nomor : 141/4268/SJ tanggal 27 Juli 2020 yang salah satu itemnya  mengintruksikan Bupati/Walikota memberikan sanksi kepada Kades yang melakukan pelanggaran undang-undang, Zahir juga mengaku belum mendalami isi surat Mendagri tersebut.

Diberitakan sebelumnya, PS selaku Kades Parsel diduga memberhentikan sejumlah perangkatnya tidak mengacu ketentuan, sehingga masalah tersebut harus melalui rapat dengar pendapat di Komisi I DPRD Batu Bara.

Dua rekomendasi Komisi I DPRD Batu Bara meminta Kades mengaktifkan kembali Parades, yang sempat diberhentikan, namun rekomendasi dewan diacuhkan Kades.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kadis PMD Batu Bara, Radiansyah F Lubis melalui Kabid Pemdes Winny menegaskan, Kades yang melanggar kewajiban atau melanggar larangan bagi Kepala Desa dapat dikenakan sanksi lisan ataupun tulisan.

“Sanksi tersebut juga dapat dikenakan pemberhentian sementara Kepala Desa dari jabatannya dan dapat dilanjutkan pemberhentian”, tegas Winny.
(khairil)

Pos terkait