Kunjungan Tim Verifikasi ODF, Tingkat Kecamatan Bintang Bayu Di Desa Huta Durian

  • Whatsapp

Serdang Bedagai, Buanapos. net-

Kunjungan tim verifikasi ODF(Open Defecation Free) atau dengan kata lain Stop Buang Air Besar Sembarangan, tingkat Kecamatan Bintang Bayu Adakan kunjungan di Desa Huta Durian, Kecamatan Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (01/10) bertempat di Balai pertemuan Desa Huta Durian.

Bacaan Lainnya

Camat Bintang Bayu Sri Hernawati S. Sos sebagai ketua tim verifikasi ODF Kecamatan Bintang Bayu, mengajak kepala desa dan semua perangkat desa, BPD, LKMD, PKK, bidan desa, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat agar bekerja sama untuk mewujudkan masyarakat Desa Huta Durian, menjadi desa ODF (stop buang air besar sembarangan).

Tentunya bagaimana  agar setiap rumah mempunyai jamban sehat, ” tentang bagaimana caranya, alangkah baiknya diadakan arisan jamban sehat dimulai saat ini, karena masih ada yang belum mempunyai jamban sehat. Dengan diadakan arisan jamban sehat, tentunya setiap rumah warga dapat mempunyai jamban sehat,” papar Camat Bintang Bayu, Sri Hernawati S. Sos.

Dijelaskannya, Kecamatan Bintang Bayu di tahun 2019 telah mendeklarasika 7 desa ODF dan ditahun 2020 akan menyusul 8 desa, sebagai gelombamg kedua termasuk desa Huta Durian ini,” jelas Sri Hernawati.

UPT Puskesmas Bintang Bayu, dr. Hendriyanto Ginting pada kesempatan ini, meberikan pandangan dan arahan, bahwa program ODF ( stop buang air basar sembarangan) di Kecamatan Bintang Bayu pada tahun 2019 sudah ada 7 desa dan satu satunya kecamatan yang memiliki desa ODF di Kabupaten Serdang Bedagai, dan ditahun 2020 akan kita tambah lagi 8 desa ODF.

” Desa ODF yakni memastikan semua rumah warganya sudah mempunyai jamban sehat dan sudah mempunyai tempat pembuangan yang permanen. Yang terpenting tidak ada prilaku buang air besar sembarangan, tentunya kalaupun ada tinggal manunggu waktu untuk merubahnya, ” papar Hendriyanto Ginting .

Puskesmas dalam kegiatan ODF ini hanya sebagai mediator sedang penggeraknya adalah masyarakat. Kalau masyarakat sudah mempunyai jamban sehat, bagi masyarakat yang membuat rumah agar dipastikan ada jamban sehatnya dan ini merupakan tanggung jawab kepala dusunnya, ” saya yakin dukungan masyarakat selalu bersinergi dengan kepala Desa Huta Durian dan dapat dideklarasikan sebagai desa ODF,serta jangan lupa selalu mematuhi protokol kesehatan, selalu gunakan masker, cuci tangan dengan sabun,jaga jarak jauhi keramaian  ” harap Kapus Bintang Bayu, dr Hendriyanto Ginting.

Kepala Desa Huta Durian, Surya Budi Sipayung, mengatakan dalam penerapan desa ODF, perlunya dibangun kebersamaan dengan semua unsur dan elemen masyarakat,” kami sebagai pemerintahan desa sudah berupanya memberikan pengertian kepada masyarakat, namun alangkah baiknya juga pihak pemerintah kecamatan khususnya pihak puskesmas, agar dapat membantu pemerintahan desa dengan memberikan edukasi kepada masyarakat melalui kelompok – kelompok perwiritan, agar masyarakat dapat lebih mengerti tentang pentingnya jamban sehat ini, ” pungkasnya.

Acara dirangkaikan dengan penjesan peta dari dusun dusun Desa Huta Durian mengenai warga yang sudah dan belum memiliki jamban sehat, oleh para kepala dusun,dan dilanjutkan penandatanganan deklarasi desa ODF, Desa Huta Durian tahun 2020 oleh, ketua tim, Camat Bintang Bayu, Sri Hernawati S. Sos,dengan Kades Huta Durian, Surya Budi Sipayung, diikuti UPT Puskesmas Bintang Bayu dr Hendrianto Ginting , para kepala dusun, Sekdes, dan lainya.

Turut hadir pada kegiatan ini, staf pemerinahan kecamatan Bintang bayu, staf kesling puskesmas Bintang bayu Jenny Aloho, PKK desa, bidan desa, perangkat desa, tokoh masyarakat dan agama, maha siswi dari Umsu(KKN) dan masyarakat. (Baroes).

Pos terkait