Baru Selesai Dikerjakan Jalan Hotmik Pantai Sejarah Retak

  • Whatsapp

Batubara, Buanapos.com

Dusun Satu Desa Perupuk kecewa, pasalnya jalan hotmik senilai Rp641.139.050.54 dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah, (APBD) Tahun anggaran 2020 yang kerjakan CV. Arafah baru selesai dikerjakan sudah retak dan bagian badan jalan digenangi air akibat hotmik tidak rata dan bergelombang.

Bacaan Lainnya

Menurut salah seorang warga Amad.K.(60) thn saat di temui Buanapos.com mengatakan pengerjaan hotmix yang di kerjakan CV.Arafah baru selesai namun yang disayangi warga Pengerjaan hotmix selesai sudah ada Truk membawa muatan Matrial melintas di perkira kan muatan Truk 25.ton sedang kan badan jalan tanah nya labil sehingga jalan hotmix yang baru selesai mengalami kerusakan,warga berharap untuk ketahanan bangunan jalan di Pantai sejarah perlu di buat Portal masuk di lokasi Pantai Sejarah tutur nya.

Pekerjaan peningkatan ruas jalan simpang pantai sejarah menuju kantor Badan Kepagawain Daerah (BKD) baru saja selesai dikerja sekitar satu bulan lalu dan sekarang jalan hotmik senilai 641 juta itu sudah rusak.

Menurut salah seorang warga Amad.K.(60) thn saat di temui Buanapos.com mengatakan pengerjaan hotmix yang di kerjakan CV.Arafah baru selesai namun yang disayangi warga Pengerjaan hotmix selesai sudah ada Truk membawa muatan Matrial melintas di perkira kan muatan Truk 25.ton sedang kan badan jalan tanah nya labil sehingga jalan hotmix yang baru selesai mengalami kerusakan,warga berharap untuk ketahanan bangunan jalan di Pantai sejarah perlu di buat Portal masuk di lokasi Pantai Sejarah tutur nya.

Senada, Ilan warga Dusun Satu Desa Perupuk yang lokasi rumahnya tepat di depan jalan hotmik yang retak mengatakan, “retaknya jalan itu disebabkan mobil yang mengangkut material untuk pembangunan proyek yang ada di Pantai Sejarah sekitar kantor BKD mobilnya besar besar dengan muatan yang berat hingga badan jalan tidak mampu untuk menahan bebannya

Tambah lagi jalan yang dibuat pun hotmik nya tipis hingga tak mampu menahan beban yang berat, seharusnya barang itu dilangsir tidak langsung mobil besar dengan muatan yang berat langsung masuk ke dalam.

Padahal baru sekitar setengah bulan jalan ini selasai dikerjakan sudah masuk mobil dengan muatan yang berat sehingga jalan jadi retak padahal pemerintah baru saja mengeluarkan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan jalan. Tuturnya.

(Khairil)

Pos terkait