Tuai Polemik, Komisi II DPRD Batu Bara RDP-kan Proyek Jalan Produksi Perikanan di Perupuk

  • Whatsapp

Batubara, Buanapos.com-

Proyek pembangunan jalan produksi perikanan di Pantai Sejarah Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara yang menuai polemik di rapat dengar pendapatkan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara di ruang Komisi II, Senin (14/12/2020) petang.

Bacaan Lainnya

Rapat yang dipimpin Koordinator Komisi II yang juga Wakil Ketua DPRD Batu Bara, Ismar Khomri menghadirkan sejumlah pihak diantaranya, Dinas Perikanan Kabupaten Batu Bara, Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Kelompok masyarakat pecinta mangrove, Kepala Desa Perupuk serta sejumlah masyarakat.

Ismar Khomri mengatakan RDP soal proyek pembangunan jalan produksi perikanan penting dilakukan. Pasalnya, selama proses pembangunan tersebut banyak dinamika berkembang ditengah-tengah masyarakat.

Mulai dari klaim kepemilikan lahan, status lokasi proyek yang berada dilahan kawasan hutan, adanya dugaan masyarakat soal pengrusakan kawasan hutan akibat dari proyek tersebut, pemindahan lokasi proyek yang semula berada di Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, serta berbagai hal lainnya.

Mulai dari klaim kepemilikan lahan, status lokasi proyek yang berada dilahan kawasan hutan, adanya dugaan masyarakat soal pengrusakan kawasan hutan akibat dari proyek tersebut, pemindahan lokasi proyek yang semula berada di Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, serta berbagai hal lainnya.

“RDP ini sangat penting dilakukan. Belakangan ini banyak dinamika terjadi ditengah-tengah masyarakat terkait proses pembangunan proyek jalan produksi perikanan. Pada forum ini kita hadirkan beberapa pihak terkait untuk memberi penjelasan,” katanya.

RDP ini sangat penting dilakukan. Belakangan ini banyak dinamika terjadi ditengah-tengah masyarakat terkait proses pembangunan proyek jalan produksi perikanan. Pada forum ini kita hadirkan beberapa pihak terkait untuk memberi penjelasan,” katanya.

Plt Kadis Perikanan Kabupaten Batu Bara Antoni Ritonga diwakili Kepala Bidang Pengendalian Usaha Perikanan dan Penyelenggaraan Tempat Pelelangan Ikan (PUPP TPI) Dinas Perikanan Kabupaten Batu Bara, Azmi menyampaikan soal pemindahan lokasi pelaksanaan proyek yang semula berada di Desa Gambus Laut, ke Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara.

Azmi mengatakan, lokasi awal yang berada di Desa Gambus Laut, berpotensi akan terdegradasi terkait pengembangan wilayah industri Kuala Tanjung. Oleh sebab itu, pihaknya mencari lokasi pengganti.

Dilain pihak, UPT KPH Wilayah II, Tamuk Roy Martin mengaku, sebelum proyek dilaksanakan pihaknya sudah membentuk dan sudah turun kelapangan guna melihat lokasi mana yang tepat dan dapat meminimalisir kerusakan akibat pelaksanaan proyek.

“Sebelum kegiatan dilaksanakan, kita sudah membentuk tim guna melihat lokasi dan dampak paling minim terhadap kerusakan yang terjadi. Terkait izin penebangan, kita dari dinas kehutanan yang memberi izin,” (Khairil)

Pos terkait