Enam Tahun Di Malaysia, Jenazah Iswandi Disambut Isak Tangis

  • Whatsapp

Batubara, Buanapos.com-

Isak tangis sambut kedatangan jenazah Muhammad Iswandi, 25, warga Batubara yang meninggal dunia di Malaysia di rumah orang tuanya Gang Damai Dusun VI Desa Mesjid Lama Kec Talawi, Senin (25/1).

Bacaan Lainnya

Sang ibu beserta keluarga tak kuasa menahan tangis saat peti jenazah almarhum dibuka dari dalam mobil ambulan milik Pemkab Batubara yang menjemputnya dari Bandara KNIA setelah dibawa melalui jasa penerbangan dari Malaysia.

Setelah melihat jenazah almarhum, peti jenazah ditutup kembali untuk selanjutnya dibawa ke tempat pemakaman umum di kawasan Pangkalan Mesjid Lama dan dishalatkan.

Sebelum meninggal dunia Iswandi sempat menjalani perawatan di rumah sakit (hospital) setelah tidak sadarkan diri akibat jatuh ke dalam parit (longkang) saat di jalan kawasan Subang Jaya, Selangor, sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada 19 Januari 2021.

Zamiah, ibu korban mengatakan, almarhum Muhammad Iswandi putra pertamanya yang juga sebagai tulang punggung keluarga, setelah ayahnya meninggal dunia. Dirinya merantau ke Malaysia untuk bekerja sejak usia 19 tahun dan kini telah tiada meninggalkan mereka selamanya, menyusul sang ayah yang sudah lama meninggal dunia.

Dalam suasana duka, ibu anak tiga ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Batubara Ir. H. Zahir, M.AP yang turut berduka dengan menelepon langsung keluarga saat jenazah sampai di rumah duka. Dan berpesan kepada keluarga ditinggalkan untuk tabah dan ikhlas menerima musibah tersebut.

Muhammad Iswandi lanjut Zamiah, adalah tulang punggung keluarga. Dia merantau ke Malaysia untuk mengubah nasib keluarga menjadi lebih baik.

“Sudah enam tahun tak pulang.Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosanya,” sebut sang ibu kepada wartawan dengan nada terbata-bata.

Berdasarkan daftar kematian tanggal 22 Januari 2021 dari pusat perubatan University Malaysia, Kuala Lumpur tanggal 18 Januari 2021, Daerah Subang Jaya Selangor menyatakan telah meninggal dunia pada tanggal 19 Januari 2021 pukul 00.45. Sebab kematian pending investigation.

(Khairil)

Pos terkait