Nek Ngatiem Berharap Kedatangan Kapolres Batubara Terkabulkan

  • Whatsapp

Batubara, Buanapos.com-

Nek Ngatiem (68), alias Nek Kelanteng yang tingal di Desa Mangkei Lama, Kec. Lima Puluh, Kab. Batubara berharap mendapat kunjungan dari Kapolres Batubara terkait keluhan yang ingin ia sampaikan selama ini.

Bacaan Lainnya

Semenjak ditinggal pergi (meninggal) suaminya, Nek Ngatiem berjuang untuk bertahan hidup dengan berdagang pisang saleh yang penghasilan Rp. 10.00O /perhari. Melihat kondisi kehidupan yang di arungi Nek Ngatiem terlihat serba tidak berkecukupan (Miskin).

Saat di kunjungi awak media, Senin (1/2/2), Nek Ngatiem di wawancarai di kediamannya mengatakan, saya ingin sekali bertemu dengan Bapak Kapolres Batubara, dan berharap beliau dapat membantu kesulitan saya di saat ini, saya tinggal sendirian, namun ada yang menjaga saya, yaitu anak paling kecil nama nya Ragail Poni (36).

Poni tinggal di sebelah rumah, sedangkan penghasilannya berjualan pisang saleh pas – pasan, terkadang disaat cuaca mendung jangankan penghasilan untuk membeli pisang di olah menjadi pisang saleh saja duitnya tidak cukup. Curhat Nek Ngatiem kepada awak media.

Dari sisi umurnya yang sudah tua, Nek Ngatiem di bantu oleh anak nya (Poni) untuk menjual pisang saleh ke agen, ini lah yang menjadi harapan saya bertahan sampai sekarang. Ungkapnya.

Sambung, saya mendengar bahwa Bapak Kapolres kita rajin membantu serta bersedekah, dan itu pernah saya lihat di Televisi. Namun saya seakan, “Bagaikan Pungguk Merindukan Bulan” dengan berharap dapat bertemu dengan orang baik ini saja saya sudah sangat senang, saya juga mau menyampaikan kalau ada 4 sahabat saya yang sama nasibnya seperti saya. Di usia mereka yang sudah lanjut dapat bertahan hidup dengan berusaha dengan membuat sapu lidi jadi agen Alen – Alen itu pun dengan modal pas – Pasan sejumlah Rp. 30 ribu dan kalau untung yang paling banyak bisa mendapat Rp.50 ribu/harinya, namanya juga sudah tua hanya itu lah yang bisa kami lakukan saat ini. Pungkas Nek Ngatiem.

Disinggung soal bantuan covid-19 dari pemerintah Batubara, Nek Ngatiem mengatakan hanya menerima bantuan berupa beras, sayur dan 10 butir telur ayam.

*HARAPAN NEK NGATIEM TERPENUHI, KAPOLRES BATUBARA KUNJUNGI NEK NGATIEM DI KEDIAMAN NYA*

Setelah usai apel pagi, Selasa (2/2/2021), Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH MH mendengar keluhan Nek Ngatiem dari beberapa media atas keinginannya, Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH MH berinisiatif mengunjungi tempat kediaman Nek Ngatiem.

Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH MH bersama Kabag Sumda Kompol Efrida Lumban Raja SE dan satuan jajaran personil Binmas Polres Batubara mendatangi ke tempat kediaman Nek Ngatiem dan memberikan langsung berupa bantuan kasur (tilam), Bola lampu untuk penerangan rumah serta tambahan modal untuk usaha pisang saleh. Kapolres juga berjanji akan membantu untuk rutinitas bantuan beras setiap Minggu nya kepada 4 orang janda lansia lain nya, terutama kepada Nek Ngatiem.

Kapolres Ikhwan dalam hal ini menjelaskan bahwa dengan kedatangan nya ke rumah Nek Ngatiem yang sudah berusia 68 tahun untuk membantu dan mengabulkan harapanya yang ingin sekali bertemu kepada dirinya

“Ini suatu kehormatan bagi saya, karena ada warga yang menginginkan kedatangan saya untuk mendapatkan bantuan dari saya.” Ujar Kapolres Ikhwan.

Meski sudah tua, Nek Ngatiem ini masih mampu untuk bekerja dan berusaha serta bersyukur apa yang dia dapat dari hasil membuat pisang saleh, Walau penghasilan nya tidak sepadan dengan kebutuhan hidup di masa sekarang ini. Jelas Kapolres Ikhwan.

Sementara, terlihat rasa kegembiraan dan haru dari Nek Ngatinem atas harapan kunjungan Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH MH sudah terwujud.

Dengan meneteskan airmata, Nek Ngatinem dan juga para Janda lanjut usia (lansia) yang mendapatkan kunjungan Kapolres Ikhwan mengucapkan terima kasih dan berdoa agar Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH MH selalu sehat dan di panjangkan umurnya. Ungkap Nek Ngatiem.

(Khairil)

Pos terkait