Tatap Muka Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M. Hum Dalam Rangka Pencanangan Kampung Tangguh di Kecamatan Silinda

  • Whatsapp

Serdang Bedagai | buanapos. com – Kapolrss Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH. M,Hum diwakili Waka Polres Serdang Bedagai Kompol Sopiyan SH, Kasat Bimas AKP Syarifudin beserta jajarannya, para OPD, berkunjung di Desa Tapak Mariah, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai, dalam rangka perasmian pencanangan Kampung Tangguh, Desa Tapak Mariah, Desa Damak Gelugur, Desa Pagar Manik, Kecamatan Silinda, Rabu (10/03/2021) yang berlangsung di balai pertemuan Desa Tapak Mariah Kecamatan Silinda,

Rombongan disambut Forkompimcam Kecamatan Silinda, diantaranya Camat Silinda Esdin Damanik, Sekcam Silinda Joni Saragih, Kapolsek Kotarih Iptu. D. Panjaitan, Dan-ramil 18, Kapten Kav Ishak Iskandar diwakili Babinsa Serma Aritonang, para kepala desa beserta perangkat, tokoh agama, tokoh masyarakat. 

Bacaan Lainnya

Acara diawali kata sambutan dari Camat Silinda, Esdin Damanik, mengucapkan terimakasih atas kunjungan Kapolres yang diwakili Waka Polres Kompol Sopiyan SH beserta rombongan, dengan harapan kampung tangguh di Kecamatan Silinda dapat dipertahankan untuk menekan penyebaran Covid-19. 
Kemudian dirangkaikan pembacaan profil Desa Tapak Mariah oleh Camat Silinda. 

Pada kesempatan pencanangan kampung tangguh, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH. M. Hum melalui Waka Polres Sergai Kompol Sopiyan SH, berharap, kampung tanghuh bukan hanya di Kecamatan Silinda saja, namun seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai. 

Diterangkannya bahwa yang sudah dicanangkan sudah ada 46 Desa dari target 120 Desa, ” karena kampung tangguh adalah merupakan penekanan penyebaran Covid-19, dengan kampung tangguh ada dibentuk posko Covid-19, rumah isolasi, dapur umum,guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, ini merupakan kriteria tangguh dibidang kesehatan ,” terangnya. 

” Kampung tangguh harus mempunyai 3 kriteria : 1. Tangguh bidang kesehatan, 2.Tangguh dibidang pangan, 3.Tangguh di bidang keamanan.Tangguh dibidang pangan meliputi ketahanan pangan, baik itu bahan pokok pangan ( beras/palawija) , ternak, daging, sayur dan buah. Sedangkan tangguh dibidang keamanan, masyarakat tidak lagi wawas dalam beraktipitas mencari nafkah, karena keamanan Covid-19 tetap dilaksanakan dengan 5(M) dan 3(T), ” jelasnya. 

” Prokes tetap dijalankan dengan 5(M), yakni memakai masker, mencuci tangan degan sabun, menjga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas serta ditambah dengan 3(T) yakni testing, tracking, trackman. Semua ini merupaka upaya kita agar dapat menekan penyebaran Covid-19, ” imbuhnya. 

” Adanya pengawasa keluar masuknya masyarakat, kita tidak tahu apakah orang itu sehat atau tidak, karena orang yang terpapar ada yang OTG (orang tanpa gejala) jadi kita dapat tahu orang luar yang datang tersebut membawa virus corona atau tidak,” jelasnya lagi. 

” Kita sangat miris dengan adanya orang tidak percaya dengan adanya Covid-19 ini. Masrarakat kurang menyadari akan bahayanya virus ini, mungkin karena belum mengena pada dirinya atau keluarganya, oleh karena itu saya mengharapkan kesadaran masyarakat agar selalu mematuhi peraturan pemerintah supaya kita tidak terkena Covid-19, ” pungkas Waka Polres Kompol Sopiyan SH. 

Acara dirangkaikan peninjauan, posko Covid-19, rumah isolasi, dapur umum, ketahanan pangan. (Baroes). 

Pos terkait