GIS Medan Ajak 70 Ojol Wanita Buka Puasa Bersama, Doakan Kemerdekaan Palestina

Lifestyle4 Dilihat

MEDAN – Komunitas Gerakan Istiqomah Sedekah Medan (GIS) menggelar buka puasa bersama puluhan pengemudi ojek online (ojol) wanita di salah satu rumah makan cepat saji di Kota Medan, Minggu (1/3/2026) malam.

Kegiatan Ramadan tersebut diikuti sekitar 70 driver ojol perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai pencari nafkah keluarga. Selain berbuka puasa, peserta juga mendapatkan paket makanan untuk dibawa pulang.

Koordinator kegiatan, Lufna Zubaidy, mengatakan program ini merupakan agenda rutin tahunan GIS Medan setiap bulan Ramadan. Tahun ini, pihaknya sengaja mengundang ojol wanita sebagai bentuk dukungan terhadap perempuan pekerja.

BACA  Ketika Robot Lebih Ekonomis dari Manusia: Populasi AI Diprediksi Tembus 4 Miliar pada 2050, Siap-Siap Terpinggirkan?

“Ini kegiatan rutin tahunan. Tahun ini kita pilih driver wanita karena tidak sedikit dari mereka menjadi tulang punggung keluarga. Sekaligus untuk menyambung silaturahmi,” ujarnya.

Menurut Lufna, rangkaian kegiatan tidak hanya buka bersama, tetapi juga tausyiah dan doa bersama untuk masyarakat Palestina yang masih berada dalam situasi konflik.

Baca Juga: Manfaat Sedekah dalam Kehidupan Sehari Hari, Kecil Nominalnya Besar Dampaknya

BACA  Bupati Simalungun Resmikan Kampung Ramadan 1447 H, 900 Peserta Ramaikan Bazar dan Lomba

“Kurang lebih ada 70 driver yang kita undang. Kita buka bersama, ada paket yang dibawa pulang. Sekaligus kita mendoakan masyarakat Palestina untuk kemerdekaannya,” katanya.

Salah seorang pengemudi ojol, Dian Elizah, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan itu sangat membantu, terutama bagi para driver perempuan yang harus membagi waktu antara bekerja dan mengurus keluarga.

BACA  Menang 2-1 Atas Crystal Palace, MU Kudeta Posisi Aston Villa

“Terima kasih kepada GIS yang telah mengajak kami buka bersama. Tadi juga ada tausyiah dan paket yang bisa dibawa pulang, ini sangat membantu kami,” ujarnya.

Dian yang telah tiga tahun menjadi pengemudi ojol berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar di masa mendatang.
Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari program Ramadan GIS Medan yang menyasar kelompok masyarakat pekerja sektor informal, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian kemanusiaan. (RS)