MEDAN– Menjalankan ibadah di Tanah Suci kini bisa lebih tenang tanpa khawatir soal koneksi.
Di tengah perjalanan yang panjang, jadwal yang padat, hingga kemungkinan transit antarnegara, jamaah tetap membutuhkan komunikasi yang lancar untuk terhubung dengan keluarga, rombongan, serta mengakses informasi penting selama perjalanan ibadah.
Director and Chief Commercial Officer IOH, Bilal Kazmi mengatakan, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand Tri menghadirkan Tri Ibadah, solusi konektivitas yang praktis, fleksibel, dan mudah digunakan untuk jamaah Indonesia selama musim Haji 2026
“Bagi kami, konektivitas di momen Haji bukan sekadar soal akses internet, melainkan tentang menghadirkan ketenangan bagi jamaah dalam menjalankan ibadah.” kata Bilal dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/5/2026)
Melalui Tri Ibadah, IOH menghadirkan pilihan paket yang dirancang mengikuti kebutuhan perjalanan Haji, sehingga pelanggan bisa lebih fokus menjalankan ibadah, sementara urusan koneksi sudah siap menemani sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.
Untuk mendukung perjalanan ibadah Haji yang lebih tenang, Tri Ibadah tersedia dengan pilihan paket mulai dari Rp650.000, lengkap dengan kuota besar, masa aktif hingga 45 hari, serta tambahan kuota domestik agar tetap nyaman digunakan sejak di Indonesia.
Pilihan paket meliputi 19GB + 1GB kuota domestik / 30 hari – Rp650.000, 24GB + 1GB kuota domestik / 45 hari – Rp750.000, 25GB + 1GB kuota domestik / 30 hari – Rp850.000 dan 30GB + 1GB kuota domestik / 45 hari – Rp950.000
Cara aktivasi Tri Ibadah (sebelum berangkat ke tanah suci), Pilih paket Tri Ibadah sesuai kebutuhan perjalanan, lakukan pembelian sebelum keberangkatan dan pastikan fitur roaming internasional di perangkat sudah aktif
Setibanya di negara tujuan, layanan bisa langsung digunakan tanpa aktivasi ulang
Dengan pilihan kuota yang fleksibel, masa aktif yang menyesuaikan perjalanan ibadah, serta perlindungan tambahan untuk komunikasi yang lebih aman dan nyaman, Tri Ibadah hadir untuk mendukung pengalaman ibadah yang lebih tenang, lebih lancar, dan lebih baik.
Selain menawarkan pilihan paket yang beragam, Tri Ibadah juga hadir dengan berbagai keunggulan, cakupan hingga 16 negara tujuan dan transit perjalanan Haji
Selain itu dapat digunakan lintas negara tanpa perlu aktivasi ulang dan pilihan kuota dan masa aktif yang fleksibel sesuai kebutuhan perjalanan
Tak hanya itu, pada periode 17 Februari hingga 21 Mei 2026, pelanggan juga bisa mendapatkan tambahan kuota domestik hingga 2GB.
Tri Ibadah dapat digunakan di berbagai negara tujuan dan transit perjalanan Haji, termasuk Arab Saudi, Bahrain, Cina, India, Kuwait, Malaysia, Mesir, Oman, Palestina, Qatar, Singapura, Sri Lanka, Turki, Uni Emirat Arab, dan Yordania.
Dengan cakupan luas ini, jamaah tidak perlu lagi mengganti paket saat berpindah negara, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis dan nyaman.
Pelanggan dapat membeli Tri Ibadah melalui aplikasi bima+, USSD *899#, maupun WhatsApp Tri Official 0899-9800-123. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi tri.co.id/tri-ibadah.
Dampingi Jamaah Sumatra
IOH juga memperkuat dukungannya bagi jamaah haji asal Sumatra melalui pendampingan langsung sejak sebelum keberangkatan.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Indosat untuk hadirkan layanan yang lebih baik, sehingga jamaah dapat tetap terhubung dengan keluarga dan menjalankan ibadah dengan lebih tenang.
Dengan total kuota jamaah haji reguler dari seluruh Pulau Sumatra yang mencapai 38.225 jamaah, kebutuhan akan konektivitas yang andal dan mudah digunakan menjadi semakin penting selama perjalanan ibadah.
Indosat hadirkan stan Haji IM3 dan TRI di enam embarkasi utama—Banda Aceh, Medan, Padang, Batam, Lampung, dan Palembang menyediakan layanan pembelian paket, bantuan aktivasi, serta edukasi penggunaan perangkat.
Inisiatif ini diperkuat melalui kerja sama dengan KBIH, travel haji, dan komunitas lokal, sehingga jamaah dapat mengakses layanan lebih awal sejak masa pra-embarkasi dengan lebih mudah dan nyaman.
Selaras dengan *semangat #LebihBaikIndosat*, Indosat berkomitmen menghadirkan layanan andal, mudah diakses dan relevan, sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan tetap terhubung dengan keluarga di Tanah Air. ( swisma)












