10 Pemain AS Taklukkan Bosnia 2-0

Headline, Olahraga5 Dilihat

SANTA CLARA, CALIFORNIA – Levi’s Stadium bergemuruh. Lautan merah-putih-biru di tribun utara melantunkan “U-S-A! U-S-A!” saat peluit panjang dibunyikan.

Amerika Serikat baru saja mencatat sejarah. Meski harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari setengah jam, Timnas AS membungkam Bosnia dan Herzegovina dengan skor 2-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Kamis (2/7/2026) pagi WIB.

Kemenangan ini membawa AS lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak 2002—dan sekaligus memutus rekor 10 pertandingan tak pernah menang melawan tim Eropa di Piala Dunia.

Di babak selanjutnya, skuad asuhan Mauricio Pochettino akan menghadapi Belgia di Lumen Field, Seattle, pada 7 Juli 2026.

Sejak sepak mula, AS langsung mengambil inisiatif serangan. Namun rapatnya barisan pertahanan Bosnia membuat tim tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih. Bosnia yang menerapkan formasi 3-4-1-2 di bawah arahan Sergej Barbarez tampil disiplin dan sesekali mengancam lewat skema bola mati.

BACA  Wali Kota Medan Pimpin Patroli Gabungan Pergantian Tahun

Baca Juga : Brace Kane Selamatkan Inggris Dari Kejutan Kongo

Pada menit ke-9, giliran Bosnia yang menebar ancaman. Kombinasi dua penyerang mereka Edin Džeko dan Ermedin Demirović nyaris membobol gawang AS. Namun kiper Matt Freese sigap mengamankan tendangan keras Demirović.

AS sempat mencetak gol pada menit ke-31 melalui Folarin Balogun setelah menerima umpan Weston McKennie. Tapi wasit membatalkannya karena offside. Sorak sorai tribun padam seketika.

Kebuntuan akhirnya benar-benar pecah tepat di penghujung babak pertama. Menit ke-45, umpan Malik Tillman coba dipotong pemain Bosnia, tetapi bola malah mengarah ke kaki Balogun.

Penyerang AS itu dengan tenang mengarahkan tembakan ke tengah gawang—kiper Nikola Vasilj tak berdaya. Skor 1-0 untuk AS! Levi’s Stadium meledak.

AS nyaris menggandakan keunggulan di masa injury time. Balogun menyambar umpan Sergiño Dest, tetapi bola membentur mistar gawang!

Memasuki babak kedua, AS kembali berusaha menguasai permainan. Namun petaka datang pada menit ke-64. Balogun menginjak pergelangan kaki bek Bosnia, Tarik Muharemovic, hingga pemain itu tertekuk kesakitan.

BACA  Aljazair Comeback 2-1, Yordania Tersingkir

Wasit asal Brasil, Raphael Claus, awalnya hanya memberi hukuman ringan. Tapi setelah meninjau tayangan VAR, keputusan diubah menjadi kartu merah langsung.

AS harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Bosnia pun tampil lebih agresif. Mereka meningkatkan intensitas serangan dan beberapa kali mencoba memanfaatkan bola mati untuk mencari gol penyeimbang.

Pelatih Bosnia Sergej Barbarez langsung merespons dengan memasukkan dua pemain menyerang Amar Memic dan Haris Tabakuvic. Namun lini pertahanan AS yang dikawal duet Chris Richards dan Tim Ream tetap tampil kokoh.

Alih-alih kebobolan, AS justru menggandakan keunggulan. Menit ke-82, AS mendapatkan tendangan bebas di depan kotak penalti setelah Sergiño Dest dijatuhkan Stjepan Radeljic.

Malik Tillman—pemain Bayer Leverkusen—maju sebagai eksekutor. Tendangan bebasnya meluncur mulus melewati pagar betis dan sarung tangan Vasilj, masuk ke sudut dekat gawang. Skor 2-0!

Gol itu meredam semangat juang Bosnia. Memasuki masa injury time, Bosnia terus melancarkan serangan, tetapi duet Ream-Richards dan kiper Freese mampu mematahkan setiap upaya. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 bertahan.

BACA  Italia Resmi Depak Gattuso Usai Gagal Total ke Piala Dunia 2026 – Krisis Azzurri Berlanjut

Rekor dan Sejarah

Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi AS. Ini adalah kemenangan pertama mereka di babak gugur Piala Dunia sejak mengalahkan Meksiko di babak 16 besar tahun 2002.

Lebih dari itu, ini pertama kalinya AS menang atas tim Eropa di Piala Dunia setelah 13 pertandingan beruntun tanpa kemenangan terakhir kali mereka melakukannya saat mengalahkan Portugal pada 2002.

Namun ada harga yang harus dibayar. Kartu merah Balogun memastikan striker andalan AS itu absen di laga 16 besar melawan Belgia.

Pochettino harus mencari solusi di lini depan tanpa pemain yang telah mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026 ini. Tapi untuk malam ini, Levi’s Stadium hanya bergema satu suara. “U-S-A! U-S-A!”. (FD)