Kunjungi Medan, Wamendagri Diminta Tambah Revitalisasi Sekolah pada 2026

Headline44 Dilihat

MEDAN, – Pemerintah Kota Medan meminta pemerintah pusat menambah jumlah sekolah yang direvitalisasi pada 2026. Permintaan itu disampaikan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat kunjungan kerja di SMK Negeri 7 Medan, Minggu, 4 Januari 2026.

Zakiyuddin mengatakan kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Medan masih cukup besar. Menurut dia, revitalisasi sekolah menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menunjang peningkatan mutu pendidikan.

BACA  Wagub Surya Ikuti Rakor Pemulihan Pascabencana Sumatera Bersama Mendagri

“Permintaan sudah kami sampaikan langsung. Insyaallah tahun 2026 akan ada penambahan,” kata Zakiyuddin usai kegiatan revitalisasi pendidikan tersebut.

Pada 2025, Medan memperoleh program revitalisasi untuk 48 satuan pendidikan dengan total anggaran lebih dari Rp47 miliar. Program tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga sekolah luar biasa.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti merinci, sekolah yang direvitalisasi di Medan pada 2025 terdiri atas 3 PAUD, 6 SD, 6 SMP, 20 SMA, 11 SMK, dan 2 SLB. Seluruhnya tersebar di sejumlah wilayah Kota Medan.

BACA  Piche Kota Tersangka! Penyanyi Indonesian Idol Terjerat Kasus Asusila Anak di NTT

Ia menyebutkan progres pembangunan menunjukkan hasil positif. Sebanyak 21 sekolah telah selesai 100 persen, 3 sekolah berada pada tahap akhir dengan progres 95–99 persen, sementara 24 sekolah lainnya hampir rampung.

“Targetnya seluruh revitalisasi selesai akhir Januari 2026. Februari sudah bisa dimanfaatkan penuh untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Abdul Mu’ti.

Selain itu, Abdul Mu’ti juga melaporkan dampak bencana alam di Sumatera Utara yang memengaruhi 1.215 sekolah. Dari jumlah tersebut, 1.157 sekolah telah kembali beroperasi, 19 sekolah masih menggunakan tenda darurat, dan 29 sekolah dalam tahap pembersihan.

BACA  Rampok 800 Juta, 3 Pelaku Diciduk Satresmob Bareskrim Polri

Pemerintah, kata dia, telah menerbitkan surat edaran yang memberi fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran bagi sekolah terdampak bencana.

Di akhir kunjungan, Abdul Mu’ti mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan terhadap program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan.(rel/ams)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *