Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik, Jasa Raharja, Ditjen Hubdatdan Korlantas Polri Tinjau Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara

News17 Dilihat

MUSI RAWAS UTARA, 7 Mei 2026 — Jasa Raharja memastikan seluruh korbankecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus ALS dan truk tangki minyak di JalanLintas Sumatera, Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi RawasUtara, mendapatkan penanganan dan jaminan sesuai ketentuan yang berlaku.Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengecekan langsung ke lokasi kejadian,pendataan korban secara proaktif, penerbitan surat jaminan perawatan, sertapendampingan langsung kepada korban dan keluarga korban di rumah sakit.

Sebagai bagian dari upaya untuk memastikan pelayanan berjalan baik, Jasa Raharjabersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Korlantas Polri melakukanpeninjauan langsung ke RSUD Rupit dan lokasi kejadian pada Kamis (7/5/2026).

Agenda tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, yang jugasebagai Komisaris Utama Jasa Raharja, Aan Suhanan, Direktur Operasional JasaRaharja Ariyandi, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol. Faizal,dan Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja, Hervanka Tri Dianto.

BACA  Jasa Raharja Sumatera Utara Melaksanakan Safety Campaign di SMAS Dr. Wahidin Sudirohusodo Medan

Direktur Operasional Jasa Raharja, Ariyandi, memastikan bahwa seluruh korbandalam kecelakaan tersebut mendapatkan jaminan berdasarkan Undang-UndangNomor 33 Tahun 1964.

“Untuk korban luka-luka dijamin biaya perawatan oleh JasaRaharja sampai dengan maksimal Rp20 juta. Sementara untuk korban meninggaldunia diberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada ahli waris yang sah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa petugas Jasa Raharja sejak awal telah bergerak cepatmelakukan pendataan korban, berkoordinasi dengan kepolisian dan rumah sakit,serta menerbitkan surat jaminan (guarantee letter) bagi korban luka-luka agar dapatsegera memperoleh perawatan tanpa kendala administratif.

BACA  Pelatihan PPGD di Kecamatan Sunggal, Jasa Raharja Dorong Kepedulian Terhadap Keselamatan

“Kami menyampaikan prihatin atas kejadian ini. Kami berdoa semoga keluargakorban yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan semoga korban yang sedangdirawat diberikan kesembuhan,” tambah Ariyandi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, jugamenyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut dan berharap seluruh korbanmendapatkan penanganan terbaik.

“Kami menyampaikan duka mendalam ataskejadian ini. Mudah-mudahan korban meninggal dunia diterima Allah SWT dan yangmasih dirawat semoga cepat pulih,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.39 WIB dan saat iniproses pendalaman masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan juga melihat langsung kondisikorban luka yang masih menjalani perawatan di RSUD Rupit. Kecelakaan tersebutmengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 4 orang mengalami luka-luka.Pada kesempatan yang sama, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, BrigjenPol. Faizal, menyampaikan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukaninvestigasi mendalam melalui metode Traffic Accident Analysis (TAA).

BACA  Harwan Muldidarmawan : Poltrada Bali Ambil Peran Penting dalam Membangun Sistem Keselamatan Transportasi Nasional 

“Hari ini kami melaksanakan investigasi melalui Traffic Accident Analysis untukmembuat terang kasus kecelakaan lalu lintas ini. Dari hasil nanti akan kamipertanggungjawabkan secara hukum. TAA nantinya akan memberikan informasisecara jelas mulai dari awal sampai akhir kejadian,” jelasnya.Ia menambahkan, sebagian korban telah diberangkatkan ke Palembang untukproses identifikasi lebih lanjut. “Sementara saat ini masih terdapat 3 korban yangmenjalani perawatan di RSUD Rupit,” ujar Faizal. (Red)