70 Atlet Padel Berebut Juara, Wali Kota Rico Waas: “Ini Energi Baru Bangun Kota!”

Olahraga14 Dilihat

MEDAN — Sorak sorai menggema di 59 Padel Hub, Jalan Mangonsidi, Minggu malam (12/7). Wali Kota Medan Rico Waas resmi menutup Turnamen Padel bertajuk “Padel Untuk Semua” yang digelar Beyond Sport Profesional 061.

Ajang tiga hari penuh (10–12 Juli) ini menjadi puncak kemeriahan HUT Kota Medan ke-436. Bukan sekadar kompetisi, ini adalah gerakan kolektif membangun kota dari akar rumput.

Rico Waas menekankan, olahraga adalah perekat sosial yang luar biasa. “Di lapangan, tidak ada lagi perbedaan usia, profesi, maupun status sosial. Yang ada hanyalah semangat berkompetisi secara sehat, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kerja sama, dan saling menghormati,” tegasnya.

BACA  Haaland Pesta Dua Gol, Norwegia Singkirkan Brasil 2-1 dan Ukir Sejarah Perempat Final

Lebih dari sekadar kebugaran, ia menambahkan bahwa tubuh yang sehat adalah modal utama pembangunan daerah.

Dengan masyarakat aktif, peluang mewujudkan warga Medan yang sehat, produktif, dan berkualitas terbuka lebar.

“Energi inilah yang akan mendorong Medan menjadi kota yang semakin inklusif, maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya—sejalan dengan visi besar “Medan Bertuah” yang ia usung.

BACA  Paraguay Hancur di Inglewood, USA Kirim Sinyal Bahaya ke Grup D

Antusiasme warga pun meledak! Turnamen ini menyedot 135 pasang peserta atau 270 atlet yang bertanding sengit.

Baca Juga : Padel Mulai Geser Tenis? Ini 5 Perbedaannya

Ketua Beyond Sport Profesional 061, Saif Adli Heer, mengaku bangga. “Kami ingin menciptakan sinergi kuat antara anak muda dan pemerintah untuk bersama membangun Kota Medan. Ini ajang terbaik mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” ujarnya.

Malam puncak itu turut dihadiri pejabat penting: Dandim 0201/Medan Letkol Armed Delli Yudha Adi Nurcahyo, Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen, Kadispora T. Chairuniza, Kadis Pariwisata M. Odi Anggia Batubara, dan Camat Medan Polonia Noor Alfi Pane.

BACA  Anggota DPRD: Penertiban Jangan Sekadar Tayangan Medsos, Harus Berdampak Nyata pada PAD

Kehadiran mereka menegaskan bahwa olahraga adalah bahasa pemersatu seluruh elemen bangsa.

“Padel Untuk Semua” bukanlah sekadar turnamen. Ia adalah simfoni kolaborasi, di mana raket dan bola menjadi alat untuk merajut mimpi besar: Medan yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing. (Rel)