Borong 2.683 Medali! Porprovsu XII Sumut 2026 Jadi Ajang Pembuktian Terbesar, 5.654 Atlet Siap Bertarung

Olahraga18 Dilihat

MEDAN – Sebuah gelaran olahraga terbesar di Sumatera Utara bersiap menyulut api persaingan. Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII tahun 2026 resmi memasuki hitungan mundur.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut mencatatkan angka fantastis: 5.654 atlet telah mendaftar untuk ajang yang akan digelar pada 7–15 November 2026 mendatang. Jumlah ini bahkan masih berpotensi bertambah seiring dibukanya pendaftaran tahap kedua.

Porprovsu XII akan mempertandingkan 28 cabang olahraga (cabor) dengan total 386 nomor pertandingan. Dari seluruh nomor tersebut, tersedia 2.683 medali yang siap menjadi incaran para kontingen dari berbagai kabupaten/kota se-Sumut.

Ketua KONI Sumut, Hatunggal Siregar, menegaskan bahwa berbagai persiapan teknis terus dimatangkan mulai dari jadwal kedatangan atlet hingga kesiapan venue pertandingan.

BACA  Paraguay Hancur di Inglewood, USA Kirim Sinyal Bahaya ke Grup D

“Kami sudah mempersiapkan perencanaannya… semaksimal mungkin kami minimalisir perubahan,” ujarnya dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Kamis (27/8/2026).

Salah satu langkah yang menjadi pembeda Porprovsu XII adalah strategi sosialisasi masif hingga ke pelosok daerah. KONI Sumut turun langsung melakukan pendekatan, bahkan hingga ke Kepulauan Nias.

Hasilnya signifikan partisipasi atlet dari Nias melonjak drastis dibanding Porprovsu 2022.

Berikut data peningkatan peserta dari Kepulauan Nias:

· Gunungsitoli: dari 33 atlet (2022) menjadi 50 atlet (2026)
· Kabupaten Nias: dari 9 atlet menjadi 43 atlet
· Nias Barat: dari 6 atlet menjadi 50 atlet
· Nias Selatan: sebelumnya tidak ikut, kini mendaftarkan 31 atlet

BACA  Pahlawan Pengganti! Undav Bawa Jerman Lolos ke 32 Besar

Baca Juga : Pemprov Sumut Siap Tambah Cabor dan Naikkan Hadiah PORWASU 2027

Total atlet dari Kepulauan Nias meroket dari hanya 69 orang pada 2022 menjadi 198 atlet yang sudah terdaftar. “Setelah kami datang langsung ke sana ada penambahan atlet sebanyak 17 atlet dan ini masih pendaftaran tahap dua, kemungkinan akan bertambah lagi,” ungkap Hatunggal.

Untuk pembiayaan, KONI Sumut menerapkan pola kerja sama: 50 persen anggaran atlet dari KONI kabupaten/kota dan 50 persen dari KONI Sumut, sementara biaya kepanitiaan 100 persen ditanggung KONI Sumut. Anggaran pelaksanaan masih menunggu Perubahan APBD (P-APBD) Sumut.

Kepala Dispora Sumut, M. Mahfullah Pratama Daulay, menambahkan bahwa dukungan terhadap kejuaraan olahraga akan semakin optimal jika Dispora bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

BACA  Paripurna Perubahan Perda Sistem Kesehatan, Afif Singgung Birokrasi di Rumah Sakit

“Kita bisa mandiri terutama soal keuangan, kita bisa menggelar berbagai event tanpa bergantung lagi dengan APBD,” jelasnya.

Gubernur Sumut Bobby Nasution pun mengarahkan agar setiap potensi atlet di daerah mendapat kesempatan tampil di Porprovsu XII.

Porprovsu tahun ini bukan sekadar ajang kompetisi—tetapi panggung pembuktian dan pemetaan bakat-bakat terbaik Sumut menuju PON XXII tahun 2028.

Porprovsu XII 2026 adalah lebih dari sekadar pertandingan. Ini adalah gerakan membangkitkan semangat olahraga dari Sabang sampai Merauke, dimulai dari Sumatera Utara. (Rel)