Ferencvaros Permalukan Milan di San Siro 2 Gol Tanpa Balas, Joseph Cetak Brace

Olahraga13 Dilihat

MEDAN – AC Milan menelan kekalahan memalukan saat menjamu Ferencvaros pada matchday keempat fase liga Liga Europa 2026/2027. Bermain di Stadion San Siro, Jumat (6/11/2026) dini hari WIB, Rossoneri menyerah 0-2 setelah Lenny Joseph memborong dua gol untuk tim tamu.

Dua gol penyerang Ferencvaros tersebut tercipta pada menit ke-52 dan 66. Sementara itu, Bamidele Yusuf harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah langsung pada menit ke-77.

Milan sebenarnya memiliki modal kepercayaan diri setelah mengalahkan rival sekotanya, Inter Milan, dengan skor 3-1 dalam Derby della Madonnina. Namun, performa berbeda justru diperlihatkan anak asuh Ruben Amorim ketika tampil di hadapan pendukung sendiri.

Ferencvaros langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Pada menit keempat, Lenny Joseph mengancam melalui tembakan kaki kanan yang masih mampu diamankan kiper muda Milan, Lorenzo Torriani.

Torriani kembali dipaksa bekerja keras menghalau peluang Kristoffer Zachariassen pada menit ke-17. Tekanan tim tamu berlanjut ketika Joseph hampir memanfaatkan kesalahan umpan di lini belakang Milan pada menit ke-26.

Beruntung bagi tuan rumah, peluang satu lawan satu tersebut gagal berbuah gol.

Milan kesulitan mengembangkan permainan. Peluang berarti tuan rumah baru datang pada menit ke-39 melalui Alphadjo Cisse yang menyambut bola hasil sundulan Goncalo Ramos. Namun, tembakannya dari dalam kotak penalti melambung di atas mistar.

BACA  Rapat Koordinasi Program Kerja, KORMI dan Dispora Medan Siap Gelorakan Olahraga Masyarakat

Joseph kembali mengancam menjelang turun minum, tetapi Torriani berhasil menggagalkan tembakannya. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Amorim langsung melakukan tiga pergantian pemain. Mario Gila, Diego Moreira, dan Christian Pulisic masuk untuk menggantikan pemain yang diturunkan sejak awal.

Milan mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun, justru Ferencvaros yang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-52.

Gol berawal dari tekanan Zachariassen terhadap Torriani setelah kiper Milan itu menerima umpan balik dari Koni De Winter. Tekanan tersebut membuat Torriani kehilangan penguasaan bola. Si kulit bundar kemudian mengarah kepada Joseph yang dengan mudah menceploskannya ke gawang kosong.

Tertinggal 0-1, Milan berusaha segera membalas. Omari Hutchinson mendapat peluang setelah menerima umpan Ramos, tetapi tembakannya hanya melintas tipis di sisi tiang jauh.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Milan kembali kebobolan pada menit ke-66. Ferencvaros melancarkan serangan balik cepat setelah memanfaatkan bola yang terlepas di area tengah lapangan.

Zachariassen membawa bola mendekati kotak penalti Milan sebelum mengirimkan umpan kepada Joseph. Penyerang tersebut berdiri bebas dan tanpa kesulitan mencetak gol keduanya untuk mengubah skor menjadi 0-2.

BACA  Sidebuk Debuk Resmi Bebas Pungli! Satpol PP Sumut Patroli 24 Jam, Wisatawan Banjir!

Milan mendapat keuntungan jumlah pemain pada menit ke-77. Pemain pengganti Ferencvaros, Bamidele Yusuf, diganjar kartu merah langsung setelah VAR mendeteksi sikutan terhadap wajah Mario Gila dalam insiden tanpa bola.

Bermain dengan 10 orang, Ferencvaros memilih bertahan dan menjaga keunggulan. Milan mencoba memanfaatkan kelebihan jumlah pemain melalui sejumlah serangan, tetapi gagal mencetak gol.

Hutchinson kembali mendapatkan peluang, sedangkan Moreira melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-83 yang masih melambung. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-2 tetap bertahan untuk kemenangan Ferencvaros.

Kekalahan tersebut membuat Milan menelan tiga kekalahan dari empat pertandingan fase liga. Rossoneri masih mengoleksi tiga poin dan berada di luar zona playoff babak gugur.

Pelatih Milan, Ruben Amorim, tidak berusaha menutupi kekecewaannya terhadap penampilan anak asuhnya. Ia menilai persoalan utama tim bukan semata-mata kemampuan teknis, melainkan ambisi, konsentrasi, dan kesiapan mental menghadapi pertandingan.

“Tidak ada penjelasan. Tidak ada yang bisa saya katakan, terutama mengenai babak pertama. Saya tidak ingat pernah melihat babak pertama seperti ini. Ini soal ambisi, konsentrasi, dan keinginan. Kami memberikan peluang dengan kesalahan-kesalahan sendiri. Kami tidak siap bermain sepak bola malam ini,” kata Amorim.

BACA  Bellingham-Kane Bawa Inggris Taklukkan Panama 2-0

Amorim juga mengakui dirinya memiliki tanggung jawab atas kekalahan tersebut. Meski demikian, ia menegaskan Milan tidak akan menyerah dalam persaingan Liga Europa.

“Kami harus fokus pada liga, tetapi juga harus tampil baik di Liga Europa. Saya tidak akan menyerah pada kompetisi ini. Selama secara matematis kami belum tersingkir, kami akan terus berjuang di kompetisi ini seperti halnya di kompetisi lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Ferencvaros, Balazs Borbely, mengaku bangga dengan kemenangan dan penampilan timnya di San Siro. Ia menyebut timnya sudah mempersiapkan berbagai kemungkinan menghadapi perubahan taktik yang biasa dilakukan Amorim.

“Kami tidak pernah membayangkan semuanya akan berjalan seperti ini. Kami bisa bangga dengan hasil dan penampilan yang kami berikan. Kami memiliki rencana pertandingan dan sudah mempersiapkan diri untuk setiap kemungkinan,” kata Borbely.

Borbely juga memuji reaksi para pemainnya setelah Yusuf menerima kartu merah. Menurutnya, seluruh pemain mampu menjaga kedisiplinan dan bekerja sama mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. (RS)