Pengamat: NasDem Lirik Bobby Nasution Berkancah di Politik Nasional

Politik120 Dilihat

– Medan. Pertemuan antara Prananda Paloh dengan Bobby Nasution makin ramai dibahas publik. Muncul penilaian bahwa pertemuan itu sinyal bahwa Partai NasDem sedang ‘menggoda’ Bobby untuk berani tampil di arsitektur perpolitikan nasional.

Penilaian itu diutarakan Pengamat Politik Universitas Dharmawangsa, Dr Rahman Tahir M.IP, Jumat (1/52026) sore di Medan. Dia menggambarkan pertemuan tersebut sebagai definisi ulang ‘politik anak muda”.

Selama ini, kata Tahir, arasi politik anak muda dikerdilkan menjadi sekadar gaya berpakaian santai atau konten media sosial dalam mengelola opini. Bobby dan Prananda mengembalikan marwah politik muda ke khitahnya, penguasaan instrumen kekuasaan, dan konsolidasi kekuatan politik lebih diplomatis dan otonom.

BACA  Gubernur Sumut Bobby Nasution Pastikan Sektor Riil Dapat Akses Keuangan

Dia berujar, Bobby Nasution menantu Presiden ke-7 Joko Widodo mempunyai kekuatan populisme eksekutif sedangkan Prananda merupakan pangeran mesin politik NasDem yang sudah teruji secara nasional.

Pertemuan ini menunjukkan bahwa keduanya memiliki otonomi politik melampaui sekat-sekat partai. Ini adalah antitesis dari gaya penggambaran politik saat ini cenderung kurang memiliki kedalaman filosofis.

Tahir menilai kolaborasi ini merupakan langkah awal untuk membentuk faksi politik anak muda lintas partai yang ke depannya akan mendominasi arsitektur politik nasional.

BACA  Lepas 6.500 Lebih Peserta Mudik Gratis Idulfitri, Bobby Nasution Ingin Kurangi Mobilitas Kendaraan Pribadi

“Tentu ada terselip pembahasan agenda politik ke depan. Meski itu hanya diketahui oleh dua tokoh tersebut,” kata Dosen FISIP Dharmawangsa itu.

Tapi, sambungnya, Tahir meyakini ada pesan yang dibawa Prananda Paloh kepada Bobby Nasution.

“Pesan itu bisa saja membahas soal perpolitikan nasional. Dan saya pikir salah satu pesannya bahwa NasDem ingin mengajak Bobby bermain di politik nasional sembari menjaga jangkar representasi politik pak Jokowi,” ujar Tahir.

BACA  Pengamat Ekonomi Apresiasi Bobby Nasution Berantas Pungli di Kawasan Wisata, Dinilai Dongkrak PAD dan Citra Pariwisata Sumut

Penilaian itu bukan tanpa sebab. Karena menurut Tahir, Partai NasDem punya catatan sejarah mengorbitkan seseorang ‘manggung’ di perpolitikan nasional. Di antaranya Joko Widodo dan Ridwan Kamil.

“Dan memang kan NasDem punya sejarah harmonis dengan keluarga Pak Jokowi. Besar kemungkinan ajakan NasDem ke Bobby Nasution untuk manggung di politik nasional hal yang mungkin terjadi,” tukas Tahir.

Penanda Paloh dan Bobby Nasution bertemu Senin (27/4/2026) malam di rumah dinas Gubsu. Keduanya tampak menyantap makan malam berdua.

(red)