Bobby Canangkan Pengajian Akbar Rutin di Sumut untuk Perkuat Syiar Islam

Sumut224 Dilihat

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution mendorong pelaksanaan pengajian akbar tingkat provinsi yang digelar rutin setiap bulan secara bergilir di berbagai daerah di Sumatera Utara. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan dari bencana.

Gagasan itu disampaikan Bobby saat melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut periode 2026-2030 serta Dewan Pengawas dan Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Sumut Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Minggu (14/6/2026).

Bobby menilai upaya mitigasi bencana tidak hanya dilakukan melalui pendekatan ilmiah dan pembangunan fisik, tetapi juga dapat diperkuat lewat pendekatan spiritual dengan meningkatkan aktivitas keagamaan di tengah masyarakat.

BACA  Halalbihalal Akbar Melayu, Wagub Surya Ajak Perkuat Persaudaraan dalam Bingkai Keberagaman

"Kalau bisa sebulan sekali kita buat pengajian besar skala provinsi dan kita keliling ke daerah-daerah di Sumatera Utara. Ini bagian dari syiar Al-Qur'an sekaligus ikhtiar kita memohon perlindungan kepada Allah SWT," kata Bobby.

Ia mengaku telah meminta pengurus LPTQ Sumut menyusun program tersebut dan memastikan Pemerintah Provinsi Sumut siap memberikan dukungan, termasuk dari sisi anggaran.

"Dibilang tidak ada anggaran untuk urusan agama, itu tidak boleh. Untuk kegiatan yang memperkuat syiar agama dan pembinaan umat, kami siap mendukung," ujarnya.

BACA  Sugiat Santoso Pimpin Apel Ajak Pemerintah dan Masyarakat Dukung Program Indonesia ASRI

Dalam kesempatan itu, Bobby juga mengingatkan agar LPTQ tidak hanya aktif menjelang pelaksanaan MTQ atau sebatas menyelenggarakan perlombaan tilawah.

Menurutnya, LPTQ memiliki peran strategis dalam melakukan pembinaan Al-Qur'an secara berkelanjutan sepanjang tahun sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

"LPTQ bukan lembaga yang kerjanya satu atau dua tahun sekali saat MTQ. LPTQ harus terus bergerak dan berkesinambungan untuk memperkuat syiar Al-Qur'an di Sumatera Utara," tegasnya.

BACA  Pj Sekdaprov Sumut Buka Pelatihan Calon Dewan Hakim, Panitera dan Operator IT MTQ ke-40

Bobby menilai perhatian publik selama ini lebih banyak tertuju pada pelaksanaan MTQ, mulai dari anggaran hingga kemeriahan acara. Padahal, yang tak kalah penting adalah proses pembinaan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang berlangsung berjenjang dari tingkat kecamatan hingga nasional.

Karena itu, ia berharap MTQ ke-40 Sumut menjadi momentum untuk memperkuat gerakan membumikan Al-Qur'an sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat.

"Tujuan akhirnya adalah bagaimana syiar Al-Qur'an benar-benar hidup di tengah masyarakat dan membawa keberkahan bagi Sumatera Utara," pungkasnya.(rel)