DPRD Minta Evaluasi Direksi PLN akibat Pemadaman Listrik Berulang di Medan

Wakil Rakyat9 Dilihat

MEDAN – Anggota DPRD Medan, Agus Setiawan, meminta Kementerian BUMN mengevaluasi kinerja Direksi PLN menyusul pemadaman listrik berulang yang terjadi di Kota Medan dalam dua pekan terakhir.

Menurut Agus, gangguan pasokan listrik tersebut telah menimbulkan berbagai kerugian bagi masyarakat, mulai dari terganggunya aktivitas sehari-hari hingga terhambatnya akses terhadap kebutuhan dasar.

"Jangankan soal kompensasi, menjaga stabilitas kelistrikan saja masih terkendala. Bahkan pada Kamis (4/6/2026), pemadaman listrik kembali terjadi," kata Agus kepada wartawan melalui sambungan telepon WhatsApp.

BACA  Istilah “Perangko Kilat” Muncul dalam RDP soal Billboard di Medan

Agus menilai, apabila gangguan listrik terus berulang tanpa solusi yang jelas, maka jajaran direksi maupun pimpinan PLN di Sumatera Utara layak dievaluasi, bahkan dicopot dari jabatannya.

Ia juga mempertanyakan kinerja PLN Sumatera Utara, khususnya dalam hal pemeliharaan dan pengelolaan jaringan kelistrikan.

"Bukti nyatanya, hingga Kamis malam pukul 22.00 WIB listrik di sejumlah wilayah masih belum menyala. PLN harus memberikan penjelasan kepada masyarakat karena pemadaman ini sangat mengganggu aktivitas warga," ujarnya.

BACA  DPRD Medan Minta PUD Pembangunan Harus Lincah

Berdasarkan penelusuran wartawan, aliran listrik sempat kembali normal pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 02.05 WIB. Namun, menjelang pukul 08.40 WIB, pemadaman kembali terjadi di sejumlah kawasankawasan, terpantau di kawasan Jalan Asia, Sutrisno, Rahmadsyah, Amaliun, Puri, Laksana, Utama, sebagian di Jalan Medan Area, AR Hakim.

Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat. Pasalnya, banyak warga bergantung pada listrik untuk mengoperasikan pompa air guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA  Memanas! Warga Contempo Tolak Bongkar Fasum Saat RDP di Komisi 4

Selain itu, pemadaman listrik juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM yang mengandalkan pasokan listrik untuk menjalankan usahanya.(AC)