Temasek Singapura Jajaki Kerja Sama di TSTH2, Wagub Sumut Tegaskan Komitmen Kembangkan Pusat Bioekonomi Tropis

Ekbis9 Dilihat

Humbahas. Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mendampingi delegasi Temasek Singapura meninjau kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Jumat (10/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi upaya memperkuat peluang investasi dan kerja sama pengembangan riset, inovasi, serta hilirisasi sektor herbal dan hortikultura.

Kunjungan lapangan ini bertujuan melihat secara langsung potensi kawasan TSTH2 sebagai pusat riset, inovasi, dan hilirisasi di bidang herbal dan hortikultura. Kehadiran delegasi Temasek diharapkan membuka peluang kerja sama strategis, investasi, serta memperkuat ekosistem inovasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA  LPEU MUI Sumut Sambut Positif KUR Rp50 Triliun untuk Peternak Ayam

Pada kesempatan itu, Wagub Surya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mendukung pengembangan TSTH2 sebagai salah satu kawasan unggulan yang mampu meningkatkan daya saing daerah.

Menurut Surya, TSTH2 yang berada di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas, merupakan kawasan strategis yang diproyeksikan menjadi pusat riset dan pengembangan bioekonomi tropis Indonesia bagian barat. Pembangunan ekonomi berbasis riset, inovasi, dan kearifan lokal, menurutnya, kini tidak lagi sekadar menjadi agenda daerah, tetapi telah masuk dalam prioritas strategis nasional.

BACA  Rahasia Mitsubishi Xforce Tetap Stabil di Tikungan, Ternyata Berkat Fitur Ini

“TSTH2 bukan sekadar proyek daerah atau laboratorium penelitian. Kawasan ini adalah ladang masa depan, tempat ilmu pengetahuan tumbuh dari desa dan dataran tinggi Humbang Hasundutan untuk berkontribusi nyata bagi ekonomi nasional,” ujar Surya.

Ia juga menyampaikan, TSTH2 memiliki potensi lebih dari 100 jenis tanaman herbal dan hortikultura unggulan lokal, seperti andaliman, kunyit hitam, jahe merah, serta berbagai varietas hortikultura dataran tinggi. Kondisi agroklimat Humbang Hasundutan dinilai sangat ideal untuk pengembangan perbenihan, riset adaptasi iklim, hingga produksi bahan baku berkualitas ekspor.

BACA  Wagub Sumut Surya Ingatkan OPD, Target PAD Harus Rasional dan Berbasis Kajian

Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional dalam mempercepat pengembangan sektor berbasis riset dan inovasi.

Rangkaian kegiatan diisi dengan peninjauan sejumlah fasilitas di kawasan TSTH2 serta diskusi mengenai peluang pengembangan dan kerja sama ke depan. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan mitra internasional guna mendorong investasi serta pembangunan berkelanjutan di Sumut.

 

(Red)