Como Hancurkan Lens 9-1, Douvikas Cetak Hattrick

Headline, Olahraga3 Dilihat

MEDAN – Como mencatat kemenangan besar 9-1 atas Lens pada matchday keempat Liga Champions 2026/2027 di Stadion Stade Bollaert-Delelis, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB. Anastasios Douvikas menjadi bintang kemenangan tim tamu setelah mencetak tiga gol.

Como yang dilatih Cesc Fabregas langsung mengambil kendali permainan sejak awal pertandingan. Hasilnya, mereka membuka keunggulan pada menit ke-7 melalui Douvikas. Penyerang asal Yunani itu menyelesaikan peluang dari situasi sepak pojok setelah menerima umpan Máximo Perrone.

Lens berusaha memberikan perlawanan, tetapi pertahanan Como mampu meredam sejumlah serangan tuan rumah. Bahkan, Como kembali memperlebar keunggulan pada menit ke-32. Douvikas mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan umpan Álex Valle dalam sebuah serangan terorganisasi.

Dominasi Como berlanjut menjelang turun minum. Pada menit ke-40, Nico Paz membawa tim tamu unggul 3-0 melalui tendangan keras yang mengarah ke bawah mistar gawang Robin Risser. Douvikas menjadi pemberi assist dalam gol tersebut.

Memasuki babak kedua, Como tidak mengendurkan tekanan. Baru dua menit berjalan, tepatnya menit ke-47, Lucas Da Cunha mencetak gol keempat setelah menerima umpan Nico Paz.

BACA  Bobby Nasution Resmikan "Penghubung Desa" di Tapteng, Siapkan Dana Segar untuk Warga

Keunggulan Como bertambah pada menit ke-54 melalui Marc-Oliver Kempf. Bek asal Jerman itu memanfaatkan umpan Luis Milla untuk menaklukkan Risser dan mengubah skor menjadi 5-0.

Douvikas kemudian melengkapi hattrick pada menit ke-57. Penyerang tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambut umpan Nico Paz.

Como semakin menjauh pada menit ke-62. Mattia Liberali yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil mencetak gol setelah menerima umpan Jacobo Ramón.

Lens akhirnya mendapatkan gol hiburan pada menit ke-65. Ruben Aguilar melepaskan tendangan voli setelah menerima umpan Florian Thauvin. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-7.

Namun, Como kembali menambah keunggulan empat menit kemudian. Martin Baturina yang juga masuk dari bangku cadangan mencetak gol kedelapan pada menit ke-69 setelah menerima umpan Liberali.

Pesta gol Como ditutup Matteo Papaccioli pada masa tambahan waktu. Pemain muda tersebut mencetak gol kesembilan pada menit ke-90+1 melalui penyelesaian kaki kiri setelah menerima umpan terobosan Liberali. Gol sempat ditinjau VAR sebelum akhirnya disahkan.

BACA  Diduga Akui Panitia Judi Tembak Ikan Di Pakam Tantang Aparat

Skor 9-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Como pun mencatat kemenangan tandang terbesar dalam sejarah klub pada kompetisi Liga Champions sekaligus menyamai rekor selisih delapan gol dalam kompetisi tersebut.

Dalam pertandingan ini, Lens yang ditangani Yannick Cahuzac menurunkan Robin Risser; Ruben Aguilar, Samson Baidoo, Kyllian Antonio; Florian Sotoca?; Florian Thauvin, Florian Ivanovic, Adrien Haidara, Florian Skoras, Florian Udol, dan Florian Thauvin.

Sementara Como asuhan Cesc Fabregas memainkan Jean Butez; Yan Couto, Jacobo Ramón, Marc-Oliver Kempf, Álex Valle; Máximo Perrone, Luis Milla, Lucas Da Cunha, Nico Paz, Máximo Caqueret, dan Anastasios Douvikas.

Usai pertandingan, Fabregas mengaku puas dengan kemenangan besar tersebut. Namun, pelatih asal Spanyol itu meminta anak asuhnya tidak larut dalam euforia dan tetap menjaga kerendahan hati.

“Hari ini semuanya berjalan sesuai keinginan kami. Ini malam yang membahagiakan bagi Como dan seluruh pendukung kami. Namun, kami harus tetap membumi, rendah hati, dan terus bekerja,” kata Fabregas kepada Sky Sport Italia.

BACA  Hasil Argentina vs Aljazair 3-0: Messi Hattrick di Piala Dunia 2026

Fabregas juga menegaskan kemenangan tersebut harus menjadi motivasi untuk mempertahankan performa pada pertandingan berikutnya. Ia mengingatkan para pemain agar tidak merasa telah mencapai segalanya hanya karena kemenangan besar di kandang Lens.

Di sisi lain, Cahuzac tidak menutupi kekecewaannya atas kekalahan telak tersebut. Ia menyebut hasil 1-9 sebagai pengalaman memalukan bagi Lens setelah timnya kalah dalam hampir seluruh aspek permainan.

“Kami didominasi dalam semua aspek. Ini sulit dijelaskan saat ini. Pada hari Minggu, kami harus menunjukkan kebanggaan,” ujar Cahuzac.

Meski demikian, Cahuzac menegaskan tidak akan menyerah setelah kekalahan tersebut. Ia meminta para pemain segera melakukan evaluasi dan bangkit menghadapi pertandingan berikutnya.

Kemenangan ini menjadi kemenangan ketiga Como dari empat pertandingan di fase liga Liga Champions musim 2026/2027. Tambahan tiga poin membawa Como mengoleksi sembilan poin dan menempati posisi keempat klasemen sementara. (RS)