Gubernur Bobby Nasution Gebrak Meja! Tegur PLN Sumut, Minta Kompensasi buat Rakyat yang Terbangun Tanpa Listrik

Metro36 Dilihat

MEDAN – Geger! Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, naik pitam. Bukannya melulu soal banjir atau macet, kali ini amarahnya tertuju pada PT PLN (Persero) wilayah Sumut. Penyebabnya?

Pemadaman listrik bergilir yang meresahkan dan dianggap merugikan rakyat kecil!

Dalam inspeksi mendadak ke Kantor PLN UP2B Sumbagut di Jalan Yos Sudarso, Medan, Senin siang, Bobby yang didampingi jajaran pejabat tak kuasa menahan tegasnya.

“Rakyat sudah merugi, Pak! Apalagi pengusaha kecil yang modalnya cuma etalase dan kulkas. Ini darurat informasi!” serunya.

BACA  Langkah Nyata Bobby Nasution: Aspirasi Rakyat Sumut untuk MBG Segera Diteruskan ke Presiden Prabowo

Yang bikin Bobby gerah bukan cuma gelap gulitanya, melainkan abu-abunya informasi. Jadwal pemadaman tak jelas, wilayah terdampak seperti rahasia negara. Akibatnya? Warga tak bisa menyiapkan genset, ibu-ibu gagal memasak, dan UMKM merana.

“Masyarakat paham darurat karena cuaca ekstrem rusakin 12 tower SUTET. Tapi, kok komunikasi PLN seperti bisu? Kami di pemerintah siap bantu sosialisasi kalau dikasih tahu. Jangan cuma beralasan!” tegas mantan Wali Kota Medan itu.

Dengan lantang, Bobby menuntut PLN memberikan kompensasi bagi ribuan pelanggan terdampak. Bukan uang tunai, tapi bentuk konkret seperti keringanan tagihan listrik atau diskon token buat pengguna prabayar.

BACA  Gol Markus Hancurkan Mimpi Garuda Muda Raih Juara Piala AFF U-19

Baca Juga : Bobby Nasution Sentil PLN: Program Makan Gratis Ubah Peta Sekolah Favorit, Listrik Padam Bikin Trauma

“Rakyat terlambat bayar sehari, langsung diputus, bahkan meteran dicopot! Sekarang giliran PLN yang gagal, masa diam saja? Ini soal keadilan,” tegasnya sambil menekankan panggung pertemuan.

Manager PLN UID Sumut, Mundakhir Salman, tampak tertunduk. Ia minta maaf dan berjanji akan meneruskan tuntutan Bobby ke Kementerian ESDM, karena wewenang kompensasi ada di pusat.

BACA  Resmi Dilantik! Pengurus Pergatsi Sumut 2025-2029 Targetkan Lonjakan Medali Emas di PON NTB 2028

Namun ada secercah harapan: PLN menargetkan perbaikan 12 tower SUTET yang ambruk akibat cuaca ekstrem selesai dalam 2-3 hari ke depan. “Kami percepat, Pak. Listrik akan kembali normal,” janjinya.

Kasus ini jadi ujian transparansi BUMN. Rakyat tak butuh alasan, butuh kepastian. Apalagi Sumut sedang memasuki musim investasi. Jika PLN terus padam, investor kabar burung pun cepat menyebar. (Rel)

Gubernur Bobby Nasution Gebrak Meja! Tegur PLN Sumut, Minta Kompensasi buat Rakyat yang Terbangun Tanpa Listrik

Metro0 Dilihat

MEDAN – Geger! Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, naik pitam. Bukannya melulu soal banjir atau macet, kali ini amarahnya tertuju pada PT PLN (Persero) wilayah Sumut. Penyebabnya?

Pemadaman listrik bergilir yang meresahkan dan dianggap merugikan rakyat kecil!

Dalam inspeksi mendadak ke Kantor PLN UP2B Sumbagut di Jalan Yos Sudarso, Medan, Senin siang, Bobby yang didampingi jajaran pejabat tak kuasa menahan tegasnya.

“Rakyat sudah merugi, Pak! Apalagi pengusaha kecil yang modalnya cuma etalase dan kulkas. Ini darurat informasi!” serunya.

BACA  Masjid KH Ahmad Dahlan UMSU: Wagub Surya Tegaskan Kampus dan Rumah Ibadah Harus Bersinergi Bangun Peradaban

Yang bikin Bobby gerah bukan cuma gelap gulitanya, melainkan abu-abunya informasi. Jadwal pemadaman tak jelas, wilayah terdampak seperti rahasia negara. Akibatnya? Warga tak bisa menyiapkan genset, ibu-ibu gagal memasak, dan UMKM merana.

“Masyarakat paham darurat karena cuaca ekstrem rusakin 12 tower SUTET. Tapi, kok komunikasi PLN seperti bisu? Kami di pemerintah siap bantu sosialisasi kalau dikasih tahu. Jangan cuma beralasan!” tegas mantan Wali Kota Medan itu.

Dengan lantang, Bobby menuntut PLN memberikan kompensasi bagi ribuan pelanggan terdampak. Bukan uang tunai, tapi bentuk konkret seperti keringanan tagihan listrik atau diskon token buat pengguna prabayar.

BACA  Iran Dipaksa Langsung Tinggalkan AS usai Tanding Lawan Selandia Baru, Pelatih: Kami Tim Paling Tertindas!

Baca Juga : Bobby Nasution Sentil PLN: Program Makan Gratis Ubah Peta Sekolah Favorit, Listrik Padam Bikin Trauma

“Rakyat terlambat bayar sehari, langsung diputus, bahkan meteran dicopot! Sekarang giliran PLN yang gagal, masa diam saja? Ini soal keadilan,” tegasnya sambil menekankan panggung pertemuan.

Manager PLN UID Sumut, Mundakhir Salman, tampak tertunduk. Ia minta maaf dan berjanji akan meneruskan tuntutan Bobby ke Kementerian ESDM, karena wewenang kompensasi ada di pusat.

BACA  "Rapuhnya Der Panzer: Paraguay Siap Tumbangkan Jerman di Boston!"

Namun ada secercah harapan: PLN menargetkan perbaikan 12 tower SUTET yang ambruk akibat cuaca ekstrem selesai dalam 2-3 hari ke depan. “Kami percepat, Pak. Listrik akan kembali normal,” janjinya.

Kasus ini jadi ujian transparansi BUMN. Rakyat tak butuh alasan, butuh kepastian. Apalagi Sumut sedang memasuki musim investasi. Jika PLN terus padam, investor kabar burung pun cepat menyebar. (Rel)