Ironi Daerah Sawit: Bobby Nasution Soroti Minyak Goreng Langka di Sumut, Minta Distribusi Diubah

Metro70 Dilihat

SIMALUNGUN – Di tengah hamparan perkebunan kelapa sawit yang menjadi lumbung minyak nabati nasional, warga Sumatera Utara justru masih berkeluh kesah soal kelangkaan minyak goreng. Ironi ini membuat Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution, angkat bicara.

“Sawit kita melimpah, tapi minyak goreng sulit didapat. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegas Bobby saat membuka Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PISU) 2026 ke-12 di Open Stage Parapat, Kamis (11/6/2026)

Menantu Presiden RI itu menyoroti sistem distribusi yang dinilai belum berpihak ke daerah produsen. Ia mendorong kebijakan baru agar alokasi minyak goreng prioritas diberikan untuk wilayah penghasil sawit, termasuk Sumut. “Harus ada solusi. Jangan sampai petani sawit sendiri kesulitan memasak,” ujarnya.

BACA  Air PDAM Mulai Normal, Camat Medan Polonia Tetap Siaga Penuh: “Kami Tunggu Laporan Warga!”

Tak hanya soal minyak goreng, Bobby juga menggandeng seluruh bupati/wali kota se-Sumut untuk sukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Data sensus yang digelar sekali dalam sedasawarsa ini akan jadi peta jalan kebijakan ekonomi daerah hingga tingkat desa. “Tidak semua kepala daerah punya kesempatan ini. Manfaatkan maksimal,” pesannya.

Targetnya ambisius: Sumut harus tumbuh 6,7–7,1% demi mendukung target nasional 8% yang dicanangkan Presiden. Bobby meminta iklim investasi diperkuat dan UMKM naik kelas. Caranya? Bikin studi kelayakan usaha (feasibility study) yang profesional.

BACA  Maroko Comeback Dramatis, Tekuk Haiti 4-2

Baca Juga : Panas! MinyaKita Diduga Dioplos Viral di Medsos, DPRD Medan Desak Razia Mendadak di Pasar!

“Produk UMKM kita bagus, tapi dokumen bisnisnya lemah. Investor perlu data pasar, proyeksi, dan FS yang matang. Pemerintah daerah wajib dampingi,” tegasnya.

Kepala DPMPTSP Sumut, Nurbaiti Harahap, menambahkan bahwa PISU 2026 yang berlangsung 10–13 Juni ini mengusung tema “Inovasi dan Kolaborasi Menuju UMKM Sumut Berkah”.

BACA  Bikin Melongo! Bapenda Medan Blusukan ke Denpasar, Intip Jurus Jitu Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi

Ada pameran, business matching, investment forum, hingga peluncuran aplikasi perizinan provinsi. Juga diberikan penghargaan untuk daerah dengan investasi terbaik 2025.

Bobby menutup dengan semangat kolaborasi: “Kalau rumah kita rapi, UMKM kuat, investasi masuk, pertumbuhan ekonomi 8% bukan mimpi.” (Rel)