Jumat Keliling di Masjid Ar-Rahman, Wakapolrestabes Medan: Keluarga Benteng Pertama Tolak Narkoba dan Geng Motor

Metro15 Dilihat

MEDAN — Program Jumat Keliling Polrestabes Medan kembali menyapa warga. Kali ini, Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen, SH, SIK, MIKom, mendatangi Masjid Ar-Rahman di Jalan Selambo Raya, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (06/11/2026).

Di hadapan jemaah, ia mengajak masyarakat menjadikan keluarga sebagai benteng pertama dalam menolak narkoba dan geng motor.

Bukan sekadar imbauan seremonial, pesan itu menyentuh akar persoalan: keluarga. Menurut Rudy, pengawasan orang tua tidak boleh menunggu anak terjerumus.

Komunikasi terbuka, mendengarkan keluhan anak, memberi perhatian dan kasih sayang, serta memahami pergaulan dan perkembangan perilaku anak menjadi kunci mencegah kenakalan remaja.

BACA  Bayar Makan, Pajak Otomatis Nyicil ke Kas Daerah? Ini Inovasi Qresto yang Bikin Tanjungpinang Kepincut

Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena menyentuh kebiasaan di rumah, bukan hanya tindakan represif setelah masalah terjadi.

Baca Juga : Kapolrestabes Medan dan Warga Amplas Ikrar Perang Total Lawan Narkoba

“Jangan menunggu anak terjerumus, baru orang tua hadir memberikan perhatian,” tegasnya.

Ia menekankan pendekatan psikologis di lingkungan keluarga agar anak merasa aman, didengar, dan tidak mencari pelarian yang salah. Rumah harus menjadi ruang pertama tempat anak belajar menolak tekanan negatif, bukan tempat yang justru membuat mereka jauh.

BACA  Resmi Dilantik! Pengurus Pergatsi Sumut 2025-2029 Targetkan Lonjakan Medali Emas di PON NTB 2028

Dalam kegiatan itu, Wakapolrestabes juga mengajak seluruh elemen masyarakat memerangi penyalahgunaan narkoba serta menolak segala bentuk aksi geng motor yang meresahkan dan mengancam keamanan lingkungan.

Sinergi aparat, tokoh agama, orang tua, dan warga dinilai penting agar pesan ini tidak berhenti di mimbar masjid, tetapi berlanjut menjadi gerakan sehari-hari. Pesan moral dari tokoh agama dan aparat perlu diterjemahkan menjadi kebiasaan kecil di rumah.

Melalui Jumat Keliling, kepolisian hadir lebih dekat ke tengah masyarakat. Masjid menjadi titik temu untuk menyampaikan pesan keamanan dengan cara humanis.

BACA  Duel Dini Hari: Uang vs Nyali di Grup H Piala Dunia 2026

Pendekatan ini diharapkan membuat warga tidak ragu melapor, berdiskusi, dan bersama-sama mencari solusi atas persoalan remaja di lingkungan masing-masing.

Polrestabes Medan menegaskan, keluarga adalah garda terdepan. Lingkungan yang aman dimulai dari rumah yang peduli. Mari jaga generasi muda, ciptakan ruang tumbuh yang sehat, dan bangun Medan yang bebas narkoba serta aksi geng motor.

“Selamatkan Anak Kita, Jaga Keluarga Kita, Tolak Narkoba dan Geng Motor!” (FD)