Bupati Simalungun Resmikan Kampung Ramadan 1447 H, 900 Peserta Ramaikan Bazar dan Lomba

Metro349 Dilihat

SIMALUNGUN – Bupati Anton Achmad Saragih meresmikan Kampung Ramadan Sampantao Square 1447 H di kompleks Islamic Centre Masjid Agung Al Munawwarah, Perdagangan, Kecamatan Bandar, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan ini diikuti sekitar 900 peserta dan diramaikan bazar UMKM serta 12 cabang perlombaan religi.

Peresmian berlangsung di kawasan Islamic Centre yang dibangun dengan dukungan anggaran Rp4 miliar dari Pemkab Simalungun.

Selain bazar UMKM, panitia menggelar lomba azan, marhaban, qasidah, dan sejumlah cabang lainnya untuk memeriahkan Ramadan 1447 Hijriah.

BACA  Spanyol Bekuk Austria 3-0, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Ketua panitia, Sapruddin Purba, menyebut Kampung Ramadan menjadi wadah perputaran ekonomi masyarakat sekaligus ruang kreativitas generasi muda.

Ia juga mengungkap rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Perdagangan untuk meningkatkan keterampilan pemuda agar siap bersaing di dunia industri, termasuk di kawasan industri Sei Mangkei.

Baca juga: Banjir Bandang Tak Padamkan Semangat UMKM Aceh Tamiang: 98% Kembali Berdenyat, Bazar Ramadhan Siap Digelar!

BACA  Pipa Induk 1.000 mm PDAM Tirtanadi Pecah, 7 Kecamatan di Medan-Deli Serdang Kering Kerontang

Dalam sambutannya, Anton menegaskan Kampung Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat kebersamaan dan menggerakkan ekonomi warga.

Ia berharap kegiatan ini berkembang menjadi agenda tahunan berskala lebih besar seperti Ramadan Fair di Simalungun.

Anggota DPRD Simalungun, Eko Satrio Simanjuntak, yang turut hadir, menyatakan dukungan legislatif untuk pengembangan kegiatan serupa agar berdampak luas bagi masyarakat.

BACA  Waisak 2570 BE di Medan: Wali Kota Rico Waas Ajak Rawat Harmoni & Tebar Kedamaian Sejati

Acara ditutup dengan tausiyah oleh Al Ustad Anugerah Cahyadi serta peninjauan stan UMKM dan buka puasa bersama.

Pemerintah daerah berharap Kampung Ramadan mampu mendorong pertumbuhan UMKM, memperkuat nilai religius, dan menjadi agenda ekonomi-keagamaan unggulan di Simalungun. (RS)