Wali Kota Medan Tabuh Bedug, Buka Ramadhan Fair XX dengan Haddad Alwi

Metro12 Dilihat

MEDAN – Suasana religi dan semangat kebersamaan menyatu sempurna di jantung Kota Medan. Rabu (25/2/2026) malam, Taman Sri Deli berubah menjadi pusat perhatian ribuan warga yang antusias menghadiri pembukaan Ramadhan Fair XX.

Momen spesial ini ditandai dengan tabuhan bedug oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang disambut gegap gempita oleh pengunjung.

Tahun ini, Ramadhan Fair genap berusia dua dekade. Usia yang tidak muda lagi untuk sebuah even keagamaan dan ekonomi, menjadikannya ikon kebanggaan warga Medan.

“Alhamdulillah, satu tahun lalu kita buka Ramadhan Fair XIX, dan malam ini kita bertemu kembali. Ramadhan Fair adalah acara wajib yang kita nantikan sebagai ikon Kota Medan,” ujar Rico Waas dalam sambutannya yang diselingi canda dan sambutan hangat warga.

Wajah Baru Ramadhan Fair yang Lebih Ramah Pengunjung

Salah satu gebrakan yang menarik perhatian adalah perubahan konsep tata letak stan.

Baca Juga : Pengunjung Ramadhan Fair Terkejut, Harga Sate 1 Porsi Rp25 Ribu

Jika tahun sebelumnya stan berada di tengah dan mengurangi estetika kawasan, kini panitia menghadirkan konsep lebih terbuka.

BACA  Pj Sekda Sumut Terima Laporan Kinerja Komisi Informasi 2025, Bahas Perpanjangan Masa Jabatan Komisioner

“Tahun lalu tendanya di tengah, jadi kurang terlihat. Malam ini kita lihat sendiri, masyarakat bebas membaur. Ini bukti kita mendengar aspirasi warga,” tegas Rico Waas.

Dengan konsep anyar ini, pengunjung bisa lebih leluasa menikmati sajian sekaligus berwisata religi di kawasan ikonik Taman Sri Deli.

Surga Kuliner dan Kriya untuk 1.000 Rasa

Ramadhan Fair XX tidak hanya soal syiar agama, tapi juga denyut nadi ekonomi rakyat. Sebanyak 150 gerai kuliner dan 21 stan kriya dari berbagai kecamatan se-Kota Medan ikut memeriahkan.

Para pelaku UMKM lokal mendapat tempat istimewa untuk unjuk gigi di hadapan ribuan pengunjung.

Wali Kota Medan pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadhan Fair sebagai destinasi utama selama bulan puasa.

“Buka puasa di sini, setelah tarawih ajak keluarga ngabuburit sambil mencicipi kuliner. Mudah-mudahan semua makanan di sini enak dan berkah,” ajaknya, disambut riuh pengunjung yang langsung memburu stan kuliner favorit.

BACA  PSMS Medan Kalah Kontroversial di Bekasi: Kartu Merah dan Gol Mantan Pemain Jadi Mimpi Buruk

Haddad Alwi Hanyutkan Ribuan Jamaah

Puncak kemeriahan malam pembukaan adalah kehadiran artis religi ibu kota, Haddad Alwi. Lantunan selawat dan lagu-lagu religi yang sudah akrab di telinga masyarakat seperti “Anak Islam” dan “Rindu Muhammadku” seolah menghipnotis ribuan pasang mata untuk ikut bernyanyi dan berselawat bersama.

Suasana magrib di Taman Sri Deli berubah menjadi lautan humanis yang damai dan religius.

Tak hanya itu, Wali Kota Rico Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, juga menyempatkan diri berkeliling meninjau langsung stan UMKM.

Kehadiran mereka semakin memotivasi para pedagang kecil yang merasa diperhatikan oleh pemerintah.

Agenda Lengkap Selama Sebulan Penuh

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Benny Sinomba Siregar, melaporkan bahwa Ramadhan Fair XX akan berlangsung mulai 25 Februari hingga 16 Maret 2026.

Selama periode tersebut, berbagai kegiatan menarik siap memanjakan pengunjung, di antaranya:

· Tausiah dan Kultum: Diisi oleh ustadz-ustadz Kota Medan, ustadz nasional, hingga artis ibu kota.
· Lomba Religi: Pemilihan Da’i Cilik, lomba azan, pembacaan surah pendek.
· Lomba Stan Terbaik: Menambah semarak kompetisi antarpelaku UMKM.

BACA  Pasca Longsor Tapteng, Bobby Nasution Buka Suara: Pelayanan Publik di 18 Daerah Tak Terganggu!

Sinergi Semua Elemen Kota Medan

Acara pembukaan turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Medan, Sultan Deli XIV Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam Shah, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Kakan Kemenag Impun Siregar, Ketua MUI Hasan Matsum, serta para camat dan pimpinan perangkat daerah.

Kehadiran mereka menegaskan bahwa Ramadhan Fair adalah milik bersama, bukan sekadar even seremonial tahunan.

Dengan semangat “Ramadhan Fair XX: Syiar Agama dan Geliat Ekonomi Menyatu”, Pemerintah Kota Medan berharap even ini tidak hanya menjadi ajang belanja dan kuliner, tetapi juga wahana mempererat silaturahmi dan meningkatkan keimanan warga.

“Insya Allah, Ramadhan Fair tahun ini membawa keberkahan untuk kita semua, untuk Kota Medan yang kita cintai,” tutup Rico Waas.

Jangan lewatkan kemeriahannya! Datang dan rasakan sendiri pengalaman Ramadhan yang berbeda hanya di Taman Sri Deli, Kota Medan. (Rel)