JAKARTA – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA) menggelar munajat dan shalawat untuk negeri.
Kegiatan bertajuk “Gerakan Pemuda Al-Washliyah Bershalawat untuk Negeri: Mengetuk Pintu Langit, Munajat kepada Allah SWT untuk Pemimpin Bangsa” itu berlangsung di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis malam (13/8/2026).
Sekitar 600 peserta menghadiri kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas jajaran Pengurus Pusat, Wilayah dan Daerah GPA, Brigade Hawari GPA, kader serta warga Al-Washliyah.
Sejumlah organisasi kepemudaan Islam juga turut hadir, di antaranya Pemuda Muslimin Indonesia, Gema Mathla’ul Anwar dan GPII, bersama tokoh masyarakat serta umat Islam.
Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi kemerdekaan sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah.
Doa bersama secara khusus dipanjatkan untuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, petunjuk dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah memimpin Indonesia.
Ketua Umum PP GP Al-Washliyah, H. Aminullah Siagian, mengatakan pemuda memiliki posisi strategis dalam menjaga keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pemuda memiliki tanggung jawab besar bukan hanya sebagai penerus, tetapi sebagai pengawal roda pemerintahan.
Melalui momentum HUT ke-81 RI ini, Gerakan Pemuda Al-Washliyah berkomitmen untuk terus menjaga kedaulatan negara dan memastikan program-program pemerintah berjalan demi kemaslahatan rakyat banyak,” ujar Aminullah.
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ikhtiar spiritual untuk mendoakan kepemimpinan nasional agar senantiasa diberikan keberkahan dan kelancaran.
“Sekaligus bermunajat dan bershalawat yang secara khusus mendoakan kesehatan dan keberkahan kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka,” tegasnya.
Selain Presiden dan Wakil Presiden, doa secara khusus juga ditujukan kepada sejumlah tokoh nasional dan pejabat negara, antara lain Wakil Ketua DPR RI Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dr. H. Sugiat Santoso, M.SP, serta Ketua Umum PP GPA H. Aminullah Siagian.
Dukungan terhadap pembangunan nasional juga disampaikan Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr. H. Sugiat Santoso, M.SP. Ia menekankan pentingnya sinergi pemuda Islam dalam mengawal program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua Umum PB Al-Washliyah, Dr. KH. Masyhuri Khamis, SH., MM., memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang digagas PP GPA. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu memadukan semangat nasionalisme dengan nilai-nilai keummatan melalui syiar Islam yang menyejukkan.
Memasuki acara inti, lantunan zikir dan shalawat untuk keselamatan bangsa dan negara menggema di Masjid Agung Sunda Kelapa. Zikir dan shalawat dipimpin Ust. H. Anas Abdul Jalil dan Dr. KH. Kholik Hasibuan.
Selain kegiatan spiritual, PP GPA juga menunjukkan kepedulian sosial dengan memberikan santunan secara simbolis kepada puluhan anak yatim.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Tausiyah Kebangsaan yang disampaikan Ust. Bukhori Alhafizh.
Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya mensyukuri nikmat kemerdekaan serta tanggung jawab generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan kemudian ditutup dengan munajat dan doa bersama.
Doa secara khusus dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, kekuatan dan keberhasilan Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mengemban amanah rakyat.
PP GPA juga mendoakan para tokoh dan pejabat negara yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan kemajuan Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, Gerakan Pemuda Al-Washliyah menegaskan komitmennya untuk memadukan semangat kebangsaan, kepedulian sosial dan nilai-nilai keislaman dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bagi GPA, doa dan shalawat menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjaga persatuan sekaligus memohon kepada Allah SWT agar Indonesia senantiasa diberikan keamanan, keberkahan dan kemajuan. (Do)










