ISARAH Medan Sinergi Jaga Kamtibmas Dengan Polrestabes Medan

News12 Dilihat

MEDAN – Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Al Washliyah (ISARAH) Kota Medan melakukan kunjungan audiensi ke Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan yang berlokasi di Jalan HM. Said No. 1, Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Rombongan ISARAH Kota Medan dipimpin langsung oleh Ketua PD ISARAH Medan, Zuhri Arif, S.H., M.H., bersama Sekretaris Umum M. Agus Sayuti, S.Ag.M.Ag, serta dua Wakil Ketua, yakni Mudofir Hawari, S.Pd., dan M. Yunus Dalimunthe, S.E., M.E. Kunjungan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan tersebut diterima secara langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., yang didampingi oleh Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intel) Polrestabes Medan.

Dalam pertemuan tersebut, Zuhri Arif menyampaikan sejumlah aspirasi dan catatan isu krusial terkait Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kota Medan. Berdasarkan hasil pantauan lapangan ISARAH Medan, beberapa persoalan yang masih marak dan meresahkan warga di antaranya adalah peredaran narkoba di lingkungan masyarakat, aksi kejahatan jalanan atau begal, hingga maraknya pencurian material fasilitas publik maupun warga yang dikenal dengan sebutan kejahatan “rayap besi”.

BACA  Doa Bersama Lintas Agama dan Syukuran di Polrestabes Medan

Meskipun memaparkan sejumlah tantangan keamanan, Zuhri mengakui bahwa jajaran kepolisian telah berupaya keras menekan angka kriminalitas melalui patroli rutin di malam hari. ISARAH Medan pun memberikan apresiasi mendalam atas kepemimpinan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak dalam menjaga kondusivitas wilayah hukum Polrestabes Medan.

“Kinerja Polrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak sangat terukur dan berdampak langsung pada ketenteraman warga. Angka penindakan kejahatan yang transparan menunjukkan komitmen kuat kepolisian dalam mengayomi masyarakat,” ujar Zuhri Arif di sela-sela audiensi.

Menanggapi masukan tersebut, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak memaparkan data capaian penindakan hukum jajarannya. Dalam kurun waktu 300 hari terakhir, Polrestabes Medan mencatatkan penindakan intensif terhadap berbagai tindak kejahatan yang meresahkan warga.

BACA  Polrestabes Medan Ungkap 119 Kasus Narkoba, 15 Sarang Digerebek

“Dalam 300 hari, jajaran Polrestabes Medan berhasil mengungkap 119 kasus kejahatan rayap besi dan rayap kayu dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 188 orang. Sementara untuk kasus tindak pidana geng motor, Polrestabes berhasil mengungkap 28 perkara dengan total 55 orang tersangka,” ungkap Kombes Pol. Jean Calvijn.

Lebih lanjut, mantan Perwira Menengah berpangkat tiga melati emas ini membeberkan bahwa wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Medan Tembung menjadi titik dengan intensitas kejahatan jalanan tertinggi.

“Polisi mencatat ada 18 kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) dengan 25 tersangka, 105 kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dengan 110 tersangka, serta 35 kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) dengan 33 tersangka di kawasan tersebut,” tegas Kapolrestabes Medan.

BACA  Diduga Korupsi di Dinas Pendidikan dan Perkim, 7 Orang Kena OTT KPK

Mengingat kompleksitas dinamika kejahatan di lapangan, Kapolrestabes Medan mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan intelektual muda yang tergabung dalam ISARAH Kota Medan, untuk terus berperan aktif memberikan masukan serta laporan berimbang demi terwujudnya Kota Medan yang aman dan kondusif.

Menyahuti ajakan tersebut, Zuhri Arif menegaskan komitmen ISARAH Kota Medan untuk hadir dan mengambil peran strategis dalam upaya pencegahan kejahatan sosial, khususnya edukasi pemberantasan peredaran gelap narkotika dan judi online (judol) di tengah-tengah masyarakat.

Sebagai penutup dari rangkaian pertemuan audiensi tersebut, pengurus PD ISARAH Kota Medan menyerahkan piagam penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Polrestabes Medan. Penyerahan piagam tersebut menjadi simbol apresiasi atas dedikasi dan kerja keras jajaran kepolisian dalam mengayomi serta memberikan rasa aman bagi warga Kota Medan. (Red)