Antisipasi El Nino, Pemprov Sumut Perkuat Mitigasi untuk Jaga Produksi Pangan

News, Ragam, Sumut332 Dilihat

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengantisipasi ancaman El Nino yang diperkirakan melanda Indonesia, dengan menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna menjaga produksi pangan tetap stabil.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Yusfahri Parangin-angin pada temu pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut, di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (20/5/2026).

BACA  Dari Edukasi ke Aksi Nyata, KKN UINSU Kelompok 15 Tanamkan Nilai Ekoteologi di Pesantren Darul Ulum Al-Khafi

“Kita sudah menyiapkan antisipasi dan upaya untuk menjaga produksi pangan,” kata Yusfahri.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyiapkan Brigade Proteksi Tanaman yang bertugas mencegah kerusakan tanaman di seluruh wilayah Sumut.

“Upaya kita, kita memiliki Brigade Proteksi Tanaman, ada enam brigade, meliputi seluruh kabupaten/kota di Sumut. Apa persiapannya? Menyiapkan pompa. Brigade ini seperti pemadam kebakaran, siap siaga. Kalau banjir mereka juga bergerak supaya tanaman tidak rusak,” ujar Yusfahri.

BACA  GAMKI Apresiasi Gerak Cepat Gubsu Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut Lewat Extra Flight

Selain itu, sepanjang 2024 hingga 2025, Pemprov Sumut juga telah menyalurkan sekitar 2.500 unit pompa air ke seluruh kabupaten/kota di Sumut, sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino.

Menurut Yusfahri, Kementerian Pertanian juga telah memberikan peringatan dini (early warning system) terkait dampak kekeringan. Karena itu, pompa-pompa yang telah disalurkan terus dipantau agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

BACA  Pemuda Pancasila Deli Serdang Solid di HUT RI ke-81, Junaidi: Mari Bergerak untuk Masyarakat

“Artinya ini bentuk kesiapsiagaan kita, 2.500 pompa yang sudah kita salurkan,” katanya.

Ia berharap, meskipun El Nino melanda Sumut, produksi pangan tetap terjaga sehingga ketersediaan pangan masyarakat tidak terganggu.

“Mudah-mudahan kita tidak jumawa, kita berharap semoga Yang Maha Kuasa meridai apa yang kita lakukan, produksi terjaga,” ujar Yusfahri.  (Red)