Diduga Akui Panitia Judi Tembak Ikan Di Pakam Tantang Aparat

Headline, Hukum, Medan, News91 Dilihat

PAKAM – Bulan Puasa, judi tembak ikan di Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang tetap beroprasi, diduga direstui Polres Deli Serdang.

Namun, dilapangan muncul nama Akui warga keturunan etnis Tionghoa. Akui disebut-sebut sebagai pengelola dan bagian setor ke oknum aparat. “Akui yang setor ke oknum aparat bg,” sebut narasumber,” Senin (23/2).

Sebelumnya, jelang Imlek dan bulan Puasa, mafia judi buka lapak perjudian di Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Dilokasi tersedia mesin tembak ikan dan rollate.

BACA  JAM INTEL Lakukan Pengamanan Pembangunan Strategis Proyek Koperasi Desa Merah Putih Senilai Rp251 Triliun

Infomasi yang diterima, lokasi perjudian terlihat beroperasi Kamis (12/2/2026). Memanfaatkan bekas area parkiran Kafe D’ZU, lokasi perjudian tersebut berdiri tak jauh dari sebuah masjid.

Untuk masuk kedalam lokasi perjudian, para pemain harus diperiksa terlebih dahulu oleh sejumlah pria yang dbertugas mengawasi aktivitas di dalam area perjudian. Kamera Handphone ditutup isolasi kertas. Di pintu masuk arena, terpampang aturan yang melarang pengunjung menggunakan telepon seluler maupun mengambil gambar selama berada di dalam lokasi.

BACA  HMI Desak Poldasu Brantas Judi Tembak Ikan di Medan Utara

Para pecandu judi ini berasal dari Kota Medan, Tanjung Morawa, Pakam dan luar daerah. Rata-rata pemainnya etnis Tionghoa.

“Baru buka 2 hari bg. Mungkin karna mau imlek bandarnya mau kuras uang thr pemain,” ungkap warga sekitar lokasi, Kamis (12/2).

Warga yang tidak mau sebut namanya ini berharap Polda Sumut menutup lokasi tersebut. Pasalnya bulan puasa tinggal beberapa hari lagi. “Uda mau puasa, kami harap kapolda sumut segera menutup lokasinya,” tegasnya, Jumat (13/2).

BACA  Ditempatkan Lewat Skema G to G: Pekerja Migran Asal Medan Tewas di Kapal Korea Selatan, Hak Keluarga Tak Kunjung Jelas

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak aparat penegak hukum terkait dugaan aktivitas perjudian di lokasi tersebut. Kapolresta Deli Serdang, Kombes Hendria Lesmana masih memilih diam.(tim)