Wawasan Kebangsaan, Fauzi Sampaikan Pentingnya Pancasila Dalam Kehidupan

Headline, Medan, News25 Dilihat

MEDAN – Pancasila merupakan dasar warga Indonesia dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Cara pandang hingga perlakuan harus berdasarkan dari Pancasila.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Fauzi saat Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Teladan, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (11/7/2026).

“Sejak kecil kita semua ditanamkan nilai-nilai Pancasila. Artinya kita semua yang hadir sudah paham. Sekarang tinggal bagaimana kita mengimplementasikan dalam kehidupan dan bernegara,” katanya.

BACA  9 Fraksi DPRD Sampaikan Pemandangan Ranperda APBD 2025

Yang paling mendasar, jelas Fauzi, menjaga dan merawat kerukunan antar sesama menjadi hal penting bagi warga Kota Medan.

“Ada perbedaan diantara kita, tapi persamaannya jauh lebih banyak. Untuk itu, mari bersama-sama merawat perdamaian dan kebersamaan. Dimulai dari lingkungan paling dekat dulu, yaitu keluarga baru ke tetangga hingga masyarakat luas. Jangan sampai kita mudah terpecah belah. Pancasila hadir untuk membuat kita bersatu,” tegasnya.

BACA  Pansus DPRD Medan Bahas Strategi Optimalkan PAD

Sementara itu, Dosen Universitas Alwashliyah (UNIVA), Juhri Arif Sihombing, dalam paparannya menjelaskan bahwa semua yang terkandung di dalam Pancasila mengandung kebaikan.

“Sebelum Indonesia merdeka dirumuskan satu rancangan, itu lah Pancasila. Dan Pancasila itu menjadi dasar cara pandang bernegara, makanya sangat penting,” jelasnya.

Juhri meyakini seluruh warga Indonesia mengetahui bunyi lima sila Pancasila. Namun, tidak semua memahami artinya dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA  Jasa Raharja Tebing Tinggi Melakukan Rapat Program Keselamatan Lalu Lintas, Tekan Angka Kecelakaan Tahun 2026

“Ketika Bapak Ibu ribut dengan tetangga, itu sudah melenceng dari Pancasila. Mulai sekarang pahami semua yang terkandung dalam Pancasila pasti hidup lebih tenang. Jangan jadikan perbedaan membuat kita ribut, justru harus jadi penguat untuk bersatu,” pesannya. (AR)