DPRD Medan: Rehab Total Puskesmas dan Ambulance Wajib Ada di 2026!

Metro6 Dilihat

MEDAN – Angin segar berhembus di sektor kesehatan masyarakat Kota Medan. Anggota Komisi 2 DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, secara tegas memberikan dukungan penuh terhadap rencana besar Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang akan merehabilitasi seluruh gedung Puskesmas di tahun anggaran 2026.

Langkah ini dinilai krusial untuk membangun fondasi layanan kesehatan dasar yang lebih humanis dan bermartabat, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.

Henry Jhon menyoroti bahwa kondisi gedung Puskesmas saat ini sudah tidak memadai dan jauh dari kata representatif.

“Peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas adalah keharusan. Ini adalah garda terdepan pelayanan dasar bagi masyarakat kurang mampu yang saat ini dilindungi oleh program Universal Coverage (UHC). Mereka berhak mendapatkan fasilitas yang nyaman,” ujar Henry dalam keterangannya, kemarin.

BACA  Polsek Padang Tualang Gotong Royong Bersihkan Ekowisata Tangkahan

Politisi yang juga dikenal vokal ini menekankan bahwa rehabilitasi gedung bukan sekadar estetika, melainkan tentang keamanan, kenyamanan, dan peningkatan kualitas layanan.

Desain baru diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi pasien dan tenaga medis.

“Jika dalam APBD Induk 2026 belum memungkinkan untuk mengakomodir semuanya, kiranya di Perubahan APBD tahun yang sama, program prioritas ini bisa segera terealisasi. Jangan sampai masyarakat menunggu terlalu lama,” tegasnya.

Baca Juga : Rico Waas Perintahkan Revitalisasi Puskesmas Medan Dipercepat, Targetkan Wajah Baru Layanan Kesehatan

Namun, rehabilitasi fisik hanyalah satu sisi dari mata uang. Henry Jhon mendesak agar Pemko Medan juga mengalokasikan anggaran untuk pengadaan mobil Ambulance di setiap Puskesmas. Menurutnya, hal ini sudah menjadi kesepakatan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan.

BACA  Sat Reskrim Polres Tanah Karo Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan

“Kita ingin pelayanan kepada lansia, ibu hamil, dan pasien darurat benar-benar terlayani dengan baik. Kehadiran ambulance di setiap Puskesmas adalah kebutuhan mendesak. Saya harap tahun ini bisa mulai terpenuhi secara bertahap, namun jangan ditunda lagi,” ucapnya dengan tegas.

Sorotan tajam juga diarahkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan terkait aspek sumber daya manusia (SDM). Henry Jhon meminta agar peningkatan kompetensi tenaga medis seperti dokter dan perawat terus digenjot.

Lebih jauh lagi, ia mengusulkan adanya penambahan dokter spesialis di Puskesmas-puskesmas utama.

BACA  Arsenal Dapat 'Jalan Tol' ke Final? Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions Bikin Fans The Gunners Tersenyum Lebar

“Pelayanan humanis dan terukur hanya bisa tercipta jika SDM-nya mumpuni dan jumlahnya ideal. Jangan sampai pasien dirujuk hanya karena tidak adanya tenaga spesialis,” imbuhnya.

Sebagai penutup, Henry Jhon juga mengingatkan agar kelengkapan fasilitas alat kesehatan (alkes) di setiap Puskesmas segera dilengkapi.

Sinergi antara infrastruktur bangunan yang kokoh, fasilitas alat kesehatan yang modern, SDM yang kompeten, serta dukungan ambulance yang responsif adalah kunci untuk mewujudkan Medan sebagai kota dengan layanan kesehatan yang prima.

“Kita ingin rakyat merasakan kehadiran negara. Jangan sampai Puskesmas hanya menjadi bangunan, tetapi harus menjadi tempat pemulihan yang nyaman bagi seluruh warga Medan,” pungkasnya. (FD)