Diserbu Warga Parapat, Pangan Murah Simalungun Ludes di Hari Kedua Ramadan

Metro124 Dilihat

SIMALUNGUN – Program Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dishanpangkan) diserbu warga di Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Jumat (20/2/2026). Memasuki hari kedua Ramadan, ribuan warga memadati Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat demi mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Antrean panjang terlihat sejak pagi. Warga bahkan rela menunggu berjam-jam untuk membeli beras, gula, minyak goreng, hingga telur dengan harga subsidi yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

BACA  Oknum Kabid Dinas Sosial Aceh Selatan Ditangkap Saat Main Judi Online, Handphone Mewah Disita

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Simalungun, Pardomuan Sijabat, mengatakan program ini digelar untuk menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi daerah selama Ramadan.

“Kami ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau. Ini juga bagian dari upaya stabilisasi harga menjelang hari besar keagamaan,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar, antara lain beras SPHP Rp58.000 per kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, tepung Rp9.000 per kilogram, Minyak Kita Rp15.500 per liter, Minyak Fortune Rp15.000 per liter, serta telur Rp50.000 per papan.

BACA  Sebanyak 1.661 Calon Jemaah Ikut Manasik Haji Akbar Bank Sumut Dapar Fasilitas Lengkap

Pardomuan menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan harga dan berkomitmen menggelar program serupa di kecamatan lain guna menjaga daya beli masyarakat.

Camat Girsang Sipangan Bolon, Viktor Sijabat, didampingi Lurah Tigaraja Agustina Siagian, mengapresiasi langkah cepat Pemkab Simalungun.

Menurutnya, gerakan pangan murah menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat di tengah tren kenaikan harga bahan pokok.

Baca juga: SPPG Polres Simalungun Resmi Beroperasi, 2.148 Warga Terima Manfaat MBG – Pemkab Targetkan 95 Titik untuk Tekan Stunting 9 Persen

BACA  "Perang Dunia III di Ambang Pintu! Rusia Buka Suara soal Serangan AS ke Iran: Trump Munafik!"

“Kegiatan ini sangat membantu warga. Kami berharap program seperti ini bisa rutin digelar,” ujarnya.

Salah seorang warga Nagori Sibaganding, Boru Sinaga, mengaku bersyukur bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

“Harganya jelas lebih ringan dari pasar. Kami sangat terbantu,” katanya.

Pemkab Simalungun memastikan Gerakan Pangan Murah akan berlangsung hingga sore hari dan terbuka untuk seluruh masyarakat.

Program ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi warga sekaligus menjaga stabilitas harga selama Ramadan. (RS)