Brace Phillerson Bawa PSMS Medan Curi 3 Poin di Ciamis, Eko Purdjianto Soroti Mentalitas Away

Olahraga47 Dilihat

CIAMIS — PSMS Medan membuktikan kualitasnya sebagai tim yang tak mudah goyah di kandang lawan. Tanpa Javier Siverio yang terkena sanksi kartu merah, Ayam Kinantan tetap menaklukkan PSGC Ciamis 2-1 di Stadion Galuh, Sabtu (31/10/2026).

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, tetapi sinyal mentalitas tim besutan Eko Purdjianto dalam mengejar promosi ke Liga 1/Super League.

Phillerson menjadi pembeda. Winger asal Brasil itu mencetak dua gol, pada menit ke-23 dan 45+2. Gol kedua berawal dari umpan Ikhsan Chan; Phillerson menggiring bola mencari ruang tembak sebelum menaklukkan kiper Yofan Pranata. Duet pergerakan Ikhsan, Raihan Utama, dan Phillerson berulang kali merepotkan pertahanan tuan rumah.

BACA  Geram! Sebulan Laporan Lampu Jalan Mati, Jusuf Ginting : Ini Undang Begal!

PSGC sempat bangkit di babak kedua. Tekanan tuan rumah berbuah penalti pada menit 90+7. Ezekhiel Ndouassel, striker yang diwaspadai Eko, menaklukkan Rudi N Rajak. Gol itu membuat laga menegangkan, tetapi PSMS bertahan hingga peluit panjang.

Eko bersyukur atas poin penuh di laga tandang. Menurutnya, kemenangan lahir dari disiplin pemain menjalankan skema permainan dan perjuangan sampai menit terakhir. Ia tetap mengingatkan PSMS tak boleh meremehkan lawan mana pun.

BACA  Peta Jalan PRSU Menuju Panggung Dunia: DPR dan Bobby Nasution Siapkan Sumut Jadi Primadona Investasi & Wisata

Baca Juga : PSMS Medan ke Ciamis Tanpa Siverio: Ujian Kedalaman Skuad dan Waspada Eze

Taufik Hidayat menilai hasil ini modal penting menjaga persaingan. PSMS kini mengoleksi 17 poin dari delapan laga, terpaut dua poin dari PSPS Pekanbaru (19 poin) di Grup A.

Setelah ini, PSMS bersiap menghadapi Persija Jakarta di I.League Cup, Selasa (3/11/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Sumatera Utara. Eko memastikan akan menurunkan skuad terbaik.

BACA  Pecah Rekor, Trail of The Kings UTMB 2026 Diikuti 1.015 Pelari dari 34 Negara

Bagi PSMS, kemenangan di Ciamis menjadi bukti kedewasaan taktik menyerang cepat, bertahan disiplin, dan memanfaatkan peluang. Jika konsisten, target promosi bukan sekadar wacana. (FD)