Medan, POL | Ketua Komisi 4 DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH menyoroti proyek pembangunan jalan jalur khusus sistem transportasi massal Bus Rapit Transit (BRT) di Kota Medan. Pasalnya, pembangunan jalur khusus di median jalan dengan menebang ribuan pohon dan merusak sejumlah fasilitas pantas dipertanyakan.
“Kita sangat mendukung sistem transportasi massal BRT. Karena program ini salah satu upaya mengurai kemacetan lalu lintas di Kota Medan,” ujar Paul MA Simanjuntak (foto) kepada wartawan di gedung dewan, Selasa (2/6/2026) menyikapi proyek pembangunan jalur khusus di tengah kota Medan saat ini.
Menurut Paul, seiring dengan itu, karena pengerjaanya baru dimulai, maka DPRD Medan wajar mengetahui program dan pengerjaan di wilayah kota Medan. “Sebagai wakil rakyat harus mengetahui tentang apa saja yang akan terlaksana di Medan. Apalagi terkait hal itu belum ada sosialisasi sehingga kita dapat mempertanyakan dan mungkin membantu pengawasan,” imbuhnya.
Selain itu, Paul juga mempertanyakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan terkait penebangan ribuan pohon dampak pelaksanaan proyek. “Dikemanakan pohon itu. Berapa PAD dari retribusi penjualan pohon dimaksud,” tandas Paul asal politisi PDI Perjuangan itu. (Isvan)






