Bukan Sekadar Sambang, Ini Misi Kemanusiaan Kapolrestabes Medan di Kutalimbaru

Metro7 Dilihat

MEDAN – Suasana hangat penyambutan adat Batak mewarnai kunjungan perdana Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., ke Polsek Kutalimbaru, Sabtu (28/2/2026).

Kedatangan orang nomor satu di jajaran Polrestabes Medan ini bukan sekadar inspeksi biasa. Di tengah guyuran semangat program 100 hari kerja tahap kedua, kunjungan ini menjadi sinyal kuat penguatan struktur kepolisian hingga ke garda terdepan, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis tidak mudah.

Didampingi Wakapolrestabes AKBP Rudy Silaen, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta Ketua Bhayangkari Cabang Medan, Nelly Calvijn, rombongan disambut dengan pemasangan Ulos oleh Camat Kutalimbaru, Antonius Tarigan, dan Ketua PKK.

Sentuhan budaya ini menjadi simbol eratnya sinergi antara Polri dan pemerintah setempat yang langsung diapresiasi oleh Kombes Calvijn.

Dalam arahannya, Kapolrestabes menegaskan bahwa Kutalimbaru memiliki perhatian khusus karena karakternya sebagai wilayah rawan bencana.

BACA  Breaking News: AS dan Israel Lancarkan Operasi Epic Fury ke Iran, Targetkan Pemimpin Tertinggi!

Baca Juga : Kapolrestabes Medan “Curhat” Bareng Warga Sunggal, Bahas Narkoba hingga Pencurian

Hal ini merujuk pada kondisi geografis yang rentan terhadap hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, yang membutuhkan kesiapsiagaan ekstra. “Soliditas internal dan sinergi dengan Forkopimcam adalah harga mati. Kita tidak bisa bergerak sendiri.

Kecepatan respons saat bencana sangat bergantung pada kolaborasi Tiga Pilar (Polri, TNI, dan Pemerintah),” tegasnya, mengingatkan kembali semangat apel kesiapsiagaan bencana yang digelar beberapa waktu lalu .

Tak hanya soal bencana, Kombes Calvijn juga mengingatkan personel untuk memedomani 7 Commander Wish-nya. Ia meminta agar pelayanan kepada masyarakat dikedepankan dengan pendekatan humanis, termasuk saat mengamankan aksi unjuk rasa.

“Hadapi dengan sabar dan komunikatif. Jangan ada tindakan yang merusak kepercayaan publik yang sudah kita bangun,” pesannya di hadapan para personel.

BACA  Bukan Main! Kakek Penjual Mainan di Medan Ternyata Predator Bejat, 29 Siswi SD Jadi Korban Cabul

Momen kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk memastikan profesionalitas personel. Secara mendadak, tim Dokkes Polrestabes Medan melakukan tes urine kepada seluruh personel Polsek Kutalimbaru.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata pimpinan dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di internal institusi, sekaligus menjaga integritas sebagai pelindung masyarakat.

Sementara para pejabat sibuk dengan evaluasi, Ketua Bhayangkari Cabang Medan, Nelly Calvijn, tak ketinggalan membina anggota Bhayangkari Ranting.

Ia memberikan motivasi dan penguatan peran sebagai pendukung tugas suami di lapangan serta garda terdepan dalam memperkuat ketahanan keluarga, sejalan dengan program Setting Goals 2026 yang diusung Polri .

Puncak kunjungan yang paling dinanti adalah kegiatan Curhat Warga yang digelar di halaman Mapolsek. Hadir dalam forum tersebut Camat Antonius Tarigan, Kapolsek Idem Sitepu, Danramil Kapten Inf. Efrizal, tokoh agama, KUA, kelompok tani, dan puluhan warga.

BACA  Warga Medan Johor Sampaikan 5 Keluhan Vital ke DPRD: Bansos Macet, Jalan Rusak, Banjir Parah!

Suasana berubah menjadi cair ketika warga diberi kesempatan bertanya langsung. Isu kenakalan remaja dan pengaktifan kembali Siskamling menjadi topik hangat yang dibahas.

Menanggapi hal itu, Kombes Calvijn menekankan pentingnya peran orang tua dan lingkungan.

“Jaga anak-anak kita. Jangan biarkan mereka hancur karena pergaulan bebas dan narkoba. Polisi tidak bisa bekerja sendiri, kami butuh laporan dan kerja sama dari bapak ibu sekalian,” ujarnya dengan nada kebapakan, merespons kekhawatiran warga .

Sebagai penutup yang simbolis, Kapolrestabes dan Ketua Bhayangkari tidak hanya memberikan tali asih, tetapi juga menaburkan benih ikan lele di kolam budidaya milik Bhayangkari Ranting.

Aksi ini menjadi metafora indah tentang investasi jangka panjang bukan hanya menciptakan ketahanan pangan, tetapi juga menabur kebaikan dan kepercayaan di hati masyarakat Kutalimbaru. (FD)