Dampak Program Bobby Nasution di Nias Terasa, Layanan Kesehatan di RS Tafaeri Meningkat

Sumut21 Dilihat

MEDAN – Dampak program peningkatan layanan kesehatan yang digagas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution semakin dirasakan di Kepulauan Nias. Hal ini ditandai dengan meningkatnya kualitas layanan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Tafaeri seiring pemenuhan tenaga dokter spesialis dan penguatan fasilitas pendukung.

Pada awal Maret lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut bekerja sama dengan RS Universitas Sumatera Utara (USU) menjalankan program pengabdian dokter spesialis di RS Tafaeri. Dalam program tersebut, RS USU menempatkan sejumlah dokter spesialis, mulai dari penyakit dalam, anestesi, obstetri dan ginekologi, hingga patologi klinik, yang bertugas sejak Maret tahun lalu.

BACA  Bobby Nasution Percepat Pemulihan Banjir dan Longsor di Tapteng, Fokus Infrastruktur dan Huntap

Dampaknya, jumlah pasien RS Tafaeri yang sebelumnya hanya berkisar 30–40 orang per bulan, meningkat tajam hingga lebih dari 1.000% dalam satu tahun terakhir.

“Ini kita lakukan untuk percepatan mewujudkan visi dan misi kami terkait layanan kesehatan. Kami sangat berharap Kepulauan Nias mendapatkan akses layanan kesehatan yang sama dengan daerah-daerah lainnya,” kata Wakil Gubernur Sumut Surya saat menerima audiensi jajaran Universitas Sumatera Utara (USU) dan RS USU di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (10/4/2026).

BACA  Modus Minjam Uang, Menantu Diduga Bobol Rekening Mertua Rp60 Juta

Selain penempatan dokter spesialis, program ini juga diperkuat dengan pemberian beasiswa kepada putra daerah Nias untuk menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Saat ini, terdapat tujuh putra daerah Nias yang tengah menjalani pendidikan PPDS di USU dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dokter spesialis di wilayah tersebut.

“Harapan kami mereka-mereka ini nantinya terus berkomitmen mengabdi ke daerahnya, mengisi kekosongan kebutuhan dokter spesialis di Nias, jangan malah setelah lulus malah tidak mau tugas di sana,” ujar Surya.

BACA  Polres Tapsel Ringkus 4 Terduga Pelaku Narkoba, Salah Seorangnya Oknum Polisi

Direktur Utama RS USU dr Inke Nadia Diniyati Lubis menyampaikan bahwa fasilitas RS Tafaeri di Kabupaten Nias Utara sebenarnya cukup memadai, namun selama ini terkendala pada ketersediaan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis. Bahkan, menurutnya, ruang operasi rumah sakit tersebut tidak kalah dengan rumah sakit terkemuka di Medan.

“Ruang operasinya malah lebih bagus dibanding RS di Medan. Sayangnya selama ini kekurangan dokter spesialis. Saat kami melaksanakan program pengabdian, pasien di sana meningkat,” kata Inke. (Red)